Rechercher dans ce blog

Friday, October 29, 2021

Di Jakarta Masih Ada Tes PCR Bertarif Rp 400 Ribu - Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk menetapkan harga terbaru test swab PCR. Ketentuan tersebut akhirnya ditetapkan oleh Kemenkes pada Rabu (27/10/2021).

Hasilnya, pemerintah resmi menurunkan batas tarif tertinggi tes PCR menjadi Rp 275 ribu untuk wilayah Jawa-Bali, dan Rp 300 ribu untuk wilayah luar Jawa-Bali.

Pemerintah juga mengatur hasil tes PCR dapat dipergunakan dalam waktu 3x24 jam alias 3 hari setelah melakukan tes.

Kendati begitu, harga tes swab PCR dengan nominal harga beragam bahkan melampaui ketentuan tersebut masih didapati di beberapa fasilitas kesehatan (faskes) maupun rumah sakit di DKI Jakarta.

Berdasarkan temuan Tribun, pada Jumat (29/10/2021), beberapa faskes tersebut ada yang telah menurunkan harga, namun masih ada juga yang mematok harga melebihi ketentuan pemerintah.

Satu di antara beberapa faskes yang sudah menurunkan harga tes PCR yakni di klinik OMDC yang lokasinya tepat berada di sisi kiri jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan.

Di klinik ini, masyarakat yang ingin melakukan tes PCR akan dikenakan harga sebesar Rp 275 ribu untuk satu kali tes dan hasilnya akan keluar dalam waktu 1x24 jam. Namun, harga tersebut masih belum termasuk biaya administrasi.

"Untuk harga tes PCR yang 1x24 jam hasilnya keluar itu Rp 275 ribu, tapi belum biaya administrasi, kalau dengan administrasi harganya jadi Rp 305 ribu," kata petugas kesehatan di klinik OMDC yang enggan menyebutkan namanya.

Harga tes PCR yang hampir serupa juga ditemui di salah satu rumah sakit swasta di kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan.

Baca juga: Aturan Baru Penumpang Pesawat: Masa Berlaku Tes PCR Kini 3x24 Jam

Di rumah sakit tersebut, harga yang dipatok untuk melalukan tes PCR yakni Rp 400 ribu untuk hasilnya keluar kurang dari 1x24 jam, sedangkan untuk layanan swab tes antigen dibanderol dengan harga Rp 59 ribu.

Adblock test (Why?)


Di Jakarta Masih Ada Tes PCR Bertarif Rp 400 Ribu - Tribunnews.com
Read More

Literasi Keuangan Masih Rendah, Prudential Edukasi Pentingnya Berasuransi ke Emak-emak Blogger - Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia)
menggelar workshop perencanaan finansial untuk meningkatkan literasi keuangan dan
asuransi jiwa syariah bagi kaum perempuan, Rabu (26/10/2021).

Acara yang digelar dalam rangka peringatan Bulan Inklusi Keuangan 2021 ini dihadiri  Kumpulan Emak Blogger (KEB) secara virtual.

Materi yang dipaparkan antara lain cara mengatur finansial rumah tangga dan mengelola arus kas (cash flow), mengatur alokasi pendapatan dan perlindungan asuransi berbasis syariah untuk keluarga.

Di acara bertajuk ‘Membangun keluarga yang tangguh secara finansial melalui asuransi jiwa
Syariah’ ini, juga dipaparkan mengenai seluk beluk serta manfaat asuransi jiwa syariah, sebagai pilihan proteksi keluarga Indonesia.

Luskito Hambali, Chief Marketing and Communications Officer Prudential Indonesia menilai pemahaman masyarakat Indonesia mengenai keuangan maupun asuransi masih rendah.

Baca juga: AAJI: Penetrasi Asuransi Jiwa Masih Rendah, Hanya 6,5 Persen dari Total Penduduk Indonesia

Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2019, dia menyatakan indeks literasi keuangan baru mencapai 38,03 persen.

Bila dirinci berdasarkan jenis kelamin, tingkat literasi keuangan laki-laki sebesar 39,94 persen, sedangkan perempuan baru mencapai 36,13 persen.

Baca juga: Bos BSI Sebut 4 Alasan Prospek Bisnis Ekonomi Syariah di Indonesia Cerah

"Meskipun kecil, tetapi masih ada jarak antara perempuan dan laki-laki. Padahal perempuan memiliki peran yang sangat penting, khususnya dalam rumah tangga, untuk mewujudkan keluarga yang tangguh secara finansial,” ungkapnya.

Baca juga: Kinerja Perbankan Syariah Cemerlang saat Pandemi Covid-19

Kaum perempuan berperan besar mengatur cash flow keuangan keluarga. 

Sebanyak 85 persen aktivitas belanja keluarga, seperti belanja bulanan dan keputusan
pembelian kebutuhan keluarga lainnya, diatur oleh seorang istri atau ibu di rumah.

Baca juga: Asuransi Bermasalah, Apa Upaya Hukum yang Bisa Dilakukan Nasabah? Ini Penjelasan Advokat

Namun, 50 persen dari mereka  tidak merasa yakin terhadap keputusan finansial yang mereka ambil dan 62 persen menyatakan kebingungan saat harus mengarahkan
rencana finansial jangka panjang keluarga.

Karenanya,mereka membutuhkan bantuan informasi yang sesuai dengan profil keluarganya untuk dapat mengambil keputusan finansial yang tepat.

Luskito menegaskan, perusahaannya memiliki komitmen jangka panjang untuk meningkatkan literasi terkait asuransi jiwa syariah ke masyarakat, termasuk perempuan, melalui berbagai macam inisiatif.

Kumpulan Emak Blogger mendorong upaya meningkatkan literasi keuangan perempuan Indonesia melalui pendekatan yang mudah dipahami dan disesuaikan dengan kondisi keuangan rumah tangga yang beragam.

Elly Nurul, Ketua Kumpulan Emak Blogger (KEB), berdasarkan hasil survei internal KEB, diketahui para perempuan di komunitasnya membutuhkan poengetahuan tentang konsep dasar alokasi dana rumah tangga dan pentingnya proteksi asuransi jiwa dan kesehatan
bagi keluarga.

Adblock test (Why?)


Literasi Keuangan Masih Rendah, Prudential Edukasi Pentingnya Berasuransi ke Emak-emak Blogger - Tribunnews.com
Read More

Tawarkan kupon 4,80%, sukuk tabungan seri ST008 masih menarik - Investasi Kontan

Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah kembali akan membuka penjualan instrumen Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel kepada investor individu secara online (e-SBN), yaitu instrumen Green Sukuk Ritel – Sukuk Tabungan (ST) seri ST008.

Kupon yang ditetapkan untuk seri ST008 ini sebesar 4,80% dengan jenis kupon mengambang atau floating with floor sebanyak 130bps, di atas BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRRR) atau suku bunga acuan.

Portofolio Manager Sucorinvest Asset Management, Gama Yuki, menilai kupon 4,80%, yang ditawarkan oleh pemerintah, masih cukup menarik. 

Bahkan, ia melihat beberapa hal yang membuat kupon ini menarik, seperti misalnya tingkat kondisi suku bunga yang masih rendah.

Baca Juga: Sukuk tabungan ST008 mulai ditawarkan Senin (1/11)

Selain itu, Gama juga melihat beberapa hal yang membuat aset ini menarik, seperti keterbatasan instrumen investasi, kupon yang ditawarkan masih cukup menarik karena 1,3% di atas BI 7 day reverse repo rate, Dana Pihak Ketiga (DPK) di perbankan masih cukup ample, dan risiko yang cenderung kecil atau tidak ada karena merupakan obligasi pemerintah.

“Dengan kelima faktor ini, dapat membuat minat dari investor terhadap ST008 ini akan cukup besar,” kata Gama kepada Kontan, Kamis (28/10).

Untuk prospek ke depan, Gama menilai, ada kesempatan dari Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan tingkat suku bunga, sehingga ini menurutnya akan membuat kupon dari ST008 cenderung naik mengikuti suku bunga acuan.

Dalam perkirakaannya, demand yang akan masuk untuk ST008 sekitar Rp 5 triliun – Rp 8 triliun.

Masa penawaran dari ST008 dibuka pada 1 November 2021 sampai 17 November 2021. SBSN ritel ini tidak dapat diperdagangkan, kepemilikannya tidak dapat dialihkan, dan tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo kecuali pada periode early redemption.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Adblock test (Why?)


Tawarkan kupon 4,80%, sukuk tabungan seri ST008 masih menarik - Investasi Kontan
Read More

Daniel Ricciardo Yakin Masih Akan Berprogres dengan McLaren - Motorsport.com Indonesia

Setelah awal musim Formula 1 (F1) yang sulit dengan McLaren, di mana Daniel Ricciardo harus bekerja keras untuk menyesuaikan gaya mengemudinya dari Renault (kini Alpine) ke tim asal Woking.

Pilot kebangsaan Australia itu perlahan tapi pasti mulai menemukan kecepatan dan kenyamanannya di dalam kokpit MCL35M. Kemenangan mengejutkan dalam Grand Prix (GP) Italia dan Amerika Serikat jadi bukti performa solid Ricciardo.

Pada balapan GP Amerika di Circuit of The Americas (COTA), ia mengakhiri kualifikasi di posisi keeenam dan dalam race finis kelima. Dalam prosesnya, Ricciardo mengalahkan rekan setimnya, Lando Norris.

Pada balapan tersebut pula, ia mendapatkan posisinya dengan mengalahkan pilot Ferrari Carlos Sainz Jr. dan Ricciardo kemudian berhasil menahan laju pembalap Mercedes Valtteri Bottas yang lebih cepat.

Baca Juga:

Setelah itu, Daniel Ricciardo makin optimistis bahwa dirinya masih dapat berkembang karena mengakui masih melakukan kesalahan kecil. Ada lima balapan lagi musim ini baginya untuk bisa meningkatkan diri.

“Ya, itu (GP Amerika Serikat) jelas akhir pekan yang lebih baik. Ini adalah akhir pekan yang lebih mulus, tetapi pasti masih ada saat-saat di akhir pekan di mana saya masih berpikir, ‘Saya tahu saya bisa lebih baik, saya masih membuat beberapa kesalahan’,” kata Ricciardo kepada Sky Sports.  

“Saya tidak selalu berada dalam performa top dengan mobil, tetapi itu (performa kuat) akan datang dan masih akan memakan sedikit waktu,” pembalap 31 tahun tersebut menambahkan.

Prinsipal Tim McLaren Andreas Seidl berpendapat bahwa kinerja Daniel Ricciardo ada di atas sana dengan kemenangannya di Monza (GP Italia) dan sudah membuat progress yang jelas.

Daniel Ricciardo, McLaren

Daniel Ricciardo, McLaren

Foto oleh: Steven Tee / Motorsport Images

“Itu benar-benar akhir pekan yang sangat kuat dari Daniel dan saya pikir adil untuk mengatakan (COTA) seperti Monza, mungkin akhir pekan terkuatnya bersama kami sejauh ini,” tutur Seidl.

“Saya sangat senang dengan apa yang dia lakukan karena itu trek yang memiliki banyak tipe tikungan berbeda. Di sana dia tampil hebat dengan sukses menahan Carlos (Sainz) di belakangnya sepanjang balapan, dalam tekanan besar, dia tetap mampu memberikan penampilan yang kuat.”

Ketika ditanya area mana yang masih bisa ditingkatkan Ricciardo, Seidl mengatakan sang pilot masih membutuhkan lebih banyak waktu di dalam mobil agar lebih nyaman dan memadukan gaya balapnya dengan apa yang dibutuhkan MCL35M agar dapat melaju kencang.

“Dia mengatakannya sendiri. Saya tidak berpikir dia sepenuhnya nyaman dengan mobil kami dalam kondisi atau layout trek tertentu,” Seidl mengatakan.

“Dengan dia sekarang menghabiskan lebih banyak waktu dan putaran di kendaraan saya pikir masih akan ada lebih banyak yang bisa diberikannya. Jadi ini membuat kami sangat senang.”

dibagikan

komentar

Adblock test (Why?)


Daniel Ricciardo Yakin Masih Akan Berprogres dengan McLaren - Motorsport.com Indonesia
Read More

Pak Menkes! Masih Ada Nih, Tes PCR Tarifnya Rp 900 Ribu - detikHealth

Jakarta -

Kementerian Kesehatan telah menetapkan tarif tertinggi pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) Rp 275 ribu untuk Jawa dan Bali, serta Rp 300 ribu untuk luar Jawa-Bali. Aturan ini berlaku mulai Rabu (27/10/2021).

Dalam praktiknya, masih ada saja penyedia jasa tes PCR yang belum memberlakukan batas tarif baru tersebut. Salah satunya di Bumame Farmasi di Cenntenial Tower, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, yang beroperasi mulai jam 08.00 - 19.00 WIB.

"PCR itu 495 ribu untuk hasil yang 24 jam," kata salah satu petugas, Jumat (29/10/2021).

Selain Rp 495 ribu, klinik tersebut juga mematok harga yag lebih tinggi dengan jaminan hasil keluar lebih cepat. Berikut daftarnya:

  • Hasil 24 Jam : Rp 495.000
  • Hasil 16 Jam : Rp 750.000
  • Hasil 10 Jam : Rp 900.000

Terkait penurunan tarif tes PCR, petugas mengatakan baru akan diberlakukan besok, Sabtu (30/10/2021). Tarif tes PCR baru akan diturunkan menjadi 275 ribu sesuai keputusan Kemenkes.

"Besok kita ada penurunan harga. Besok kita turun jadi 275 ribu. Kalau, sekarang masih mahal 495 yg 24 jam mendingan besok," jelasnya.

Laboratorium lain yang belum menurunkan harga adalah Laboratorium Paramita di Jalan Pajajaran, No.86, Pamoyanan, Bandung. Di klinik ini, harga yang berlaku masih Rp 495 ribu untuk hasil yang keluar dalam 24 jam.

"Mau habisin reagen, awal November sepertinya ada penurunan harga," ujarnya.

Simak Video "Alasan Pemerintah Terapkan PCR Jadi Syarat Naik Pesawat"
[Gambas:Video 20detik]

Adblock test (Why?)


Pak Menkes! Masih Ada Nih, Tes PCR Tarifnya Rp 900 Ribu - detikHealth
Read More

Bawa Dokumen Ini untuk Dapat BPUM Rp1,2 Juta, BLT UMKM Cair Cuman Sampai Desember 2021 - Berita DIY - Berita DIY

BERITA DIY - Simak daftar dokumen yang harus dibawa untuk dapat BPUM Rp1,2 juta yang cair sampai Desember 2021. Bank BRI memberikan kelonggaran UMKM untuk mengklaim BLT UMKM hingga akhir tahun.

Jadi, bagi UMKM yang telah penuhi syarat dan terdaftar sebagai penerima BPUM Juli-September 2021 bisa langsung mencairkan BLT UMKM di Bank BRI atau bisa menunggu hingga Desember.

Meski kuota BPUM tak ditambah, namun penerima BLT UMKM memiliki keleluasaan untuk mengambil dana Rp1,2 juta terhitung 2 bulan lagi jika saat ini belum sempat pergi ke Bank BRI.

Baca Juga: BPUM Hanya untuk NIK KTP yang Terdaftar di eform BRI dan banpres BNI, Siapkan Berkas Ini dan Ambil BLT UMKM

Diketahui Kemenkop UKM menambah kuota BPUM pada bulan Juli, Agustus, September sebanyak 3 juta penerima baru menyusul pemberlakukan PPKM akibat meningkatnya kasus aktif virus corona beberapa waktu lalu.

Seiring turunnya PPKM di berbagai daerah di Indonesia, pemerintah belum menyiapkan anggaran tambahan untuk BPUM yang termasuk dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ini.

Sebanyak 12,8 juta pelaku usaha di sektor perdagangan telah menerima manfaat BLT UMKM senilai Rp1,2 juta. Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan rencana lanjutan BPUM 2022.

Baca Juga: Ini Lho Cara Cek Penerima Banpres BPUM Eform BRI Tahap 3 Oktober Pakai NIK KTP, Cairkan BLT UMKM Segera!

Bagi UMKM yang merasa telah memenuhi syarat, bisa langsung cek BPUM melalui link milik Eform BRI di bawah ini.

- Siapkan KTP

Adblock test (Why?)


Bawa Dokumen Ini untuk Dapat BPUM Rp1,2 Juta, BLT UMKM Cair Cuman Sampai Desember 2021 - Berita DIY - Berita DIY
Read More

Sempat Koreksi, Masih Ada Bau-bau 'Cuan' di Saham Bukalapak? - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham teknologi belakangan mulai 'dibuang', seiring dengan peningkatan harga komoditas dan kembalinya investor pada saham big cap alias saham dengan kapitalisasi pasar jumbo di atas Rp 100 triliun.

Beberapa saham teknologi pun menjadi sorotan karena terkoreksi cukup dalam, salah satunya emiten e-commerce, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), dalam sebulan terakhir secara kumulatif terkoreksi 19,19% di Rp 695/saham, pada perdagangan sesi I, Jumat ini (29/10).

Analis Teknikal PT BCA Sekuritas Achmad Yaki Tamani mengatakan saham-saham teknologi memiliki prospek jangka menengah dan panjang, meski saat ini terlihat 'dibuang' investor dan beberapa terkoreksi cukup dalam.


Untuk saham BUKA contohnya, dia melihat masih ada potensi upside meski kini berada di bawah harga penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO).

BUKA listing di BEI pada 6 Agustus lalu di harga Rp 850/saham dengan raihan dana terbesar di BEI, Rp 22 triliun.

Achmad memproyeksikan saham BUKA bisa kembali naik di level Rp 800-850/saham, dan ini menjadi saat yang tepat untuk mengkoleksi atau cicil beli.

"Di Bukalapak ada salah satu peraturan yakni locked up period sampai 6 April 2022 ini harusnya menjadi menarik. Saya melihat menarik ketika saham BUKA jatuh di bawah Rp 700. ini saatnya kita cicil beli, kalau kita kita mau main long term atau mid term," kata Achmad dalam InvesTime CNBC Indonesia belum lama ini.

Dia menambahkan saham BUKA di awal IPO menarik minat pasar yang cukup tinggi, terutama sebagai unicorn pertama yang melantai di bursa. Meski saat ini harga terkoreksi, menurutnya tidak mewakili nasib saham perusahaan teknologi yang nantinya melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Belum tentu (menjadi cerminan), karena kita melihat valuasi BUKA saat IPO cukup tinggi," kata dia.

"BUKA menjadi unicorn pertama di BEI, maka animo pasar terlalu besar. Jarang di harga saham startup di posisi bid terlalu tinggi, jadi memang ketika ini dilihat dari awal antusias masyarakat cukup tinggi jadi harganya over. Sehingga akhirnya terlihat over value, tapi menurut saya saham BUKA masih menarik dikoleksi dengan harga di bawah 700," tambahnya.

Jelang akhir tahun pun investor kembali ke saham big cap dan yang berhubungan dengan komoditas seiring kenaikan harga. Akibatnya investor pun terlihat 'banting setir' memborong saham-saham komoditas.

Dia mengatakan saham teknologi masih menarik dan yang terjadi saat ini adalah bagian dari siklus pasar.

"Sebenarnya tidak dibuang sama sekali, tapi lebih beralih ke sektornya saja sih. Dalam satu bulan terakhir pelaku pasar lebih kembali ke saham big cap dan emiten lama. Lebih pada selera dari pasar sendiri dan kembali ke saham lama yang menjadi penggerak IHSG, dan saham related dengan batu bara," kata Achmad.


[Gambas:Video CNBC]

(rah/rah)

Adblock test (Why?)


Sempat Koreksi, Masih Ada Bau-bau 'Cuan' di Saham Bukalapak? - CNBC Indonesia
Read More

Problema Rangkap Dilema! Andis DOS Setuju Nitro Cuman Dikelas FFA, yang Lain Gimana Nih ? - Otoinfo.id

Otoinfo- Pada musim balap dragbike 2023, Pro dan Kontra penggunaan bahan bakar ‘Nitro’ begitu santer dibicarakan. Beberapa mekanik ju...