Rechercher dans ce blog

Sunday, August 29, 2021

Rekomendasi Mingguan GBP/USD 30 Agustus – 03 September 2021: Bearish Masih Memimpin? - Vibiznews

Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Forex) Apakah the Fed akan melakukan “tapering” atau tidak? Selama seminggu yang lalu, itu menjadi pertanyaan dan optimisme pada akhir minggu bahwa the Fed akan lebih mendukung perekonomian saat ini memanaskan pengharapan akan pemulihan. Setelah turun semakin turun dan mencapai kerendahan bulan Agustus yang baru di 1.3626 karena menguatnya USD, pada akhir minggu ini, GBP/USD naik melewati 1.37, di 1.3755, karena melemahnya USD akibat pesan yang balanced dari Powell yang menyeimbangkan kemajuan ekonomi AS dengan kekuatiran akan virus corona.

Pernyataan dari kepala the Fed Powell bahwa ada kemajuan di dalam employment AS tapi juga ada ancaman dari meningkatnya penyebaran virus corona di AS dan bahwa bank sentral AS kemungkinan akan mulai mengurangi beberapa pembelian aset sebelum akhir tahun ini. Membuat indeks dollar AS yang sebelumnya terus menguat menjelang symposium Jackson Hole, berbalik turun – 0.42% ke 92,960. Pesan dari Powell yang balance ini tidak memberikan arahan yang jelas mengenai “tapering”.

Powell juga menyuarakan nada yang lebih berhati-hati daripada para pejabat the Fed lainnya ketika berbicara mengenai “tapering” dengan menyatakan bahwa bank sentral AS ini baru akan mencoba memulai mengurangi pembelian obligasi bulanan senilai $120 miliar per bulan pada akhir tahun ini. Hal ini mengandung arti masih akan ada dukungan tambahan dari bank sentral AS dalam jangka pendek ini. Pasar meningkat sebagai respon terhadap optimisme ini, mengabaikan kemungkinan penundaan karena virus.

Sementara itu, FDA AS mendukung kegembiraan pasar dengan memberikan persetujuan terhadap vaksin Pfizer/BioNTech.

Perkembangan positip yang lain dari medan virus muncul dalam bentuk tanda-tanda bahwa gelombang yang sekarang hampir mendekati puncaknya. Kecepatan infeksi secara keseluruhan telah melambat ke persentase dua digit dan turun di negara bagian – negara bagian yang semula terpukul keras.

Kondisi yang pas seperti ini dimana virus cukup menakuti the Fed untuk melakukan tapering dengan segera, namun tidak merusak ekonomi, telah mengirim dollar AS turun. Namun, naiknya kasus covid di Inggris, telah membatasi kenaikan dari Sterling. Tingkat infeksi harian menyentuh yang tertinggi sejak pertengahan bulan Juli, menunjukkan dampak dari “Freedom Day”.

Data ekonomi AS bervariasi. Sementara GDP kuartal kedua hanya di upgrade menjadi 6.6% per tahun, sedikit kurang dari 6.7% yang berasal dari turunnya inventori. Hal ini mengandung arti kenaikan inventori di kuartal selanjutnya. Durable Goods Order naik sebanyak 0.7%, lebih baik daripada yang diperkirakan, namun order inti meleset dari yang diperkirakan.

Secara keseluruhan, spekulasi mengenai apa yang akan dilakukan oleh the Fed masih memiliki dampak yang lebih banyak dibandingkan dengan data yang keluar dari indikator ekonomi.

Pada akhir minggu lalu, ledakan yang mengerikan di Kabul memukul sentimen pasar. Investor yang sebelumnya mengabaikan Afghanistan sekarang menaruh perhatian.

Data yang paling signifikan dari Inggris meleset dan menambah perjuangan Sterling untuk sepenuhnya mengkapitalisir penurunan dollar AS. PMI pendahuluan sektor Jasa dari Markit jatuh ke angka 55 pada bulan Agustus, jauh lebih buruk daripada yang diperkirakan mendekati angka 60.

Pada minggu ini, apakah covid akan turun di Inggris? PM Boris Johnson boleh menginginkan pembukaan kembali ekonomi Inggris tidak dapat diganggu gugat lagi, namun para konsumen bisa takut terhadap virus dan tidak ingin keluar makan atau berbelanja. Kampanye vaksin yang sempat terhenti akan menjadi perhatian juga.

Gencatan senjata dalam hal Brexit oleh karena liburan musim panas telah berakhir. Pertikaian mengenai bea cukai dalam hal perdagangan antara Inggris dengan Pulau Emerald sekarang bisa jadi menghantui poundsterling. Tidak ada berita berarti kabar baik bagi Sterling.

Kalender ekonomi Inggris sedikit pada minggu ini. Angka PMI dari Markit yang final dan potensi tesimoni oleh para pejabat BoE di parlemen menjadi perhatian.

Di AS, data Nonfarm Payrolls (NFP) bulan Agustus yang akan keluar pada hari Jumat, mengatasi semua data ekonomi AS lainnya. Apakah angka NFP akan mendukung atau melawan pengumuman the Fed mengenai tapering pada pertemuan berikutnya? Pertempuran antara kubu dovish yang menginginkan pencetakan dollar AS terus berlangsung dengan kecepatan penuh, dengan kubu hawkish yang menginginkan ditariknya sebagian stimulus, sedang dalam pergolakan.

Para ekonom memperkirakan penambahan pekerjaan sebanyak 665.000 pekerjaan di bulan Agustus. Hal ini berarti penurunan dari 943.000 pekerjaan yang tercipta di bulan Juli meskipun masih merefleksikan pemulihan yang cepat. Average Hourly Earnings diperkirakan akan menurun dari 4% ke 3.8% YoY.

Sementara apa yang diperkirakan bisa berubah sepanjang minggu yang akan berjalan, cukup aman untuk mengatakan bahwa apabila NFP mendekati satu juta pekerjaan, hal ini berarti meningkatnya secara signifikan kemungkinan untuk diumumkannya “tapering” dan mendorong naik dollar AS. Sebaliknya, angka umum yang mendekati ke 500.000 akan membuat dollar AS jatuh karena prospek the Fed akan tetap mempertahankan kebijakannya seperti sekarang.

Jika upah bertahan di sekitar 4%, ini mengandung arti meningkatnya tekanan inflasi dan bisa menetralisir setiap penambahan yang lemah dalam kenaikan pekerjaan. Meskipun demikian, angka umum kemungkinan akan mendomonasi pasar lebih dari angka yang lainnya.

Menjelang laporan NFP yang sangat penting, fokus akan berada pada Conference Board’s Consumer Confidence yang akan keluar pada hari Selasa. Setelah angka yang parallel dari Universitas Michigan sangat mengecewakan, angka dari Conference Board’s diperkirakan juga akan jatuh.

Dua petunjuk pendahuluan dari data NFP menunggu para trader pada hari Rabu. Laporan pekerjaan sektor swasta dari ADP diperkirakan akan menunjukkan kenaikan lebih dari 500.000 posisi dan kemungkinan akan menggerakkan pasar meskipun korelasinya dengan angka NFP yang resmi tidak terlalu dekat.

Terlebih penting lagi, PMI manufaktur ISM diperkirakan turun meskipun masih tetap tinggi di 59, yang merepresentasikan pertumbuhan yang kuat. Komponen employment ini membantu membentuk ekspektasi mengenai NFP yang akan keluar pada hari Jumat.

PMI jasa dari ISM yang biasanya memberikan petunjuk yang kritikal untuk laporan NFP, akan keluar lebih dahulu pada hari yang sama dengan keluarnya angka NFP, namun masih bisa memberikan dampak. Diperkirakan hanya terjadi penurunan yang minor dari 64.1 ke 63.

Para investor juga akan mengikuti perkembangan di Afghanistan. Hari Selasa tanggal 31 Agustus adalah tenggat waktu yang ditetapkan oleh Joe Biden untuk menarik pasukan AS dari negara bermasalah ini. Jika Amerika mengalami bencana atau keterlibatan AS berjalan melewati tanggal tersebut, dampak yang negatif ini akan bisa mendukung kenaikan dollar AS.

Sementara itu, jika tren penurunan kasus covid – 19 di AS terus berlanjut dan angkanya turun secara nasional, dollar AS akan menguat. Dan jika infeksi meningkat, dollar AS bisa mendapatkan keuntungan karena arus “safe-haven”.

“Support” terdekat menunggu di 1.3705 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3600 dan kemudian 1.3570.  “Resistance” terdekat menunggu di 1.3770 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3810 dan kemudian 1.3895.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

Adblock test (Why?)


Rekomendasi Mingguan GBP/USD 30 Agustus – 03 September 2021: Bearish Masih Memimpin? - Vibiznews
Read More

Wagub DKI Sebut Masih Ada Kelurahan dengan Tingkat Vaksinasi di Bawah 60 Persen | merdeka.com - Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bersyukur setelah jutaan warga DKI Jakarta mendapatkan vaksinasi. Baik vaksin dosis pertama maupun kedua. Hal ini disampaikan saat berada di kantor Kelurahan Rawasari, Jakarta Pusat.

"Kita bersyukur di DKI Jakarta sudah mencapai 9,6 juta vaksin dosis satu, dosis dua sudah mencapai 5,5 juta. Alhamdulillah totalnya sudah mencapai 15,1 juta vaksin di DKI Jakarta," katanya di lokasi, Minggu (29/8).

Dia menyebutkan, vaksinasi di Jakarta ditingkatkan dari 8,8 juta menjadi 11,4 juta. "Alhamdulillah ternyata 30-41 yang divaksin setiap harinya diisi warga dengan KTP non DKI," sambungnya.

Namun demikian masih ada pekerjaan rumah tersisa. Masih ada Kelurahan yang melaksanakan vaksinasi di bawah 60 persen. Menurutnya, ini perlu dikejar melalui kerjasama dari RT hingga Walikota.

"Kami minta semua jajaran mulai dari pak wali kota silakan, camat, lurah, RT, RW mendorong warga Jakarta yang belum divaksin segara mendaftarkan melalui aplikasi JAKI datang ke sentra vaksinasi yang ada di puskesmas kelurahan dan Kecamatan. InsyaAllah semua warga Jakarta dalam beberapa ke depan akan mendapatkan vaksin tidak terkecuali," tegasnya.

Lebih lanjut terkait sindiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebutkan ada 'tetangga' yang baru 15 persen vaksinasi, Riza enggan membeberkan dan berpolemik. Dia menegaskan kesiapan DKI membantu daerah yang belum mencapai target.

"Saya tidak ingin menyebut ada beberapa daerah yang masih jauh dari target, untuk itu kami ikut membantu, jadi siapa saja yang datang ke Jakarta kami layani juga untuk membantu daerah-daerah yang belum mencapai target," ucapnya. [noe]

Adblock test (Why?)


Wagub DKI Sebut Masih Ada Kelurahan dengan Tingkat Vaksinasi di Bawah 60 Persen | merdeka.com - Merdeka.com
Read More

Vaksin Nusantara Masih Tahap Penelitian – Rakyat Bengkulu Online - Rakyat Bengkulu

DIVAKSIN:

JAKARTA – Kementerian Kesehatan merespons pemakaian Vaksin Nusantara oleh beberapa pejabat. Masyarakat diminta memahami bahwa vaksin itu masih masuk tahap penelitian.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi Sabtu (28/8) menyampaikan, Vaksin Nusantara dapat diakses masyarakat. Namun, penyuntikan vaksin itu merupakan pelayanan berbasis penelitian secara terbatas. Masyarakat harus memahami risiko dari penyuntikan vaksin yang digagas mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto itu.

”Masyarakat yang menginginkan Vaksin Nusantara atas keinginan pribadi nanti diberi penjelasan terkait manfaat hingga efek sampingnya oleh peneliti,” kata Nadia. Jika pasien setuju, Vaksin Nusantara baru bisa diberikan.

Sejauh ini, pengembangan Vaksin Nusantara baru memasuki tahap penelitian. Penelitian tersebut berdasar nota kesepahaman atau MoU antara Kementerian Kesehatan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan TNI Angkatan Darat pada April lalu. Bunyi perjanjian itu adalah penelitian berbasis pelayanan menggunakan sel dendritik untuk meningkatkan imunitas terhadap virus SARS-CoV-2.

Dia menegaskan bahwa Vaksin Nusantara tidak dapat dikomersialkan lantaran autologous atau bersifat individual. ”Sel dendritik bersifat autologous. Artinya, materi yang digunakan dari diri kita sendiri dan untuk diri kita sendiri,” jelas dia. Dengan demikian, produk vaksin itu tidak bisa digunakan untuk orang lain. ”Jadi, produknya hanya bisa dipergunakan untuk diri pasien sendiri,” tambah Nadia.

Sementara itu, kemarin Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan Vaksinasi Kolaborasi Kebangsaan yang digelar di Taman Cappelen, Kebun Raya Bogor. Kegiatan itu diperuntukkan para pelajar berusia 12–18 tahun dan menyasar sekitar 1.250 peserta. Kegiatan vaksinasi serupa dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah lain dengan total peserta mencapai 16.279 orang.

Presiden meminta kegiatan vaksinasi terus dilaksanakan. Tujuannya, tercipta kekebalan komunal di masyarakat. ”Kalau ada kekurangan vaksin, segera sampaikan ke gubernur atau langsung ke menteri. Sehingga semuanya bisa segera rampung, cepat selesai vaksinasinya,” ujar Jokowi.

Terpisah, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan kunjungan pelaksanaan PPKM ke Sulawesi. ”Penerapan PPKM di Sulawesi mulai membuahkan hasil. Selama Agustus ini, kasus aktif mulai turun rata-rata -8,77 persen,” katanya.

Di antara enam provinsi di wilayah Sulawesi, lima provinsi turun cukup signifikan. Hanya Sulawesi Tengah yang masih naik angkanya. Namun, pada minggu ke-3 dan 4 Agustus ini mulai melandai dan trennya menurun. Rata-rata kasus aktif 9.032 pada minggu ke-4, turun dari minggu sebelumnya dengan rata-rata 10.054 kasus.

Airlangga selaku ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) juga meninjau Kampung Tangguh, Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Lokasi tersebut merupakan desa percontohan dalam menerapkan prokes. Dia melihat pula fasilitas isolasi terpusat (isoter) di gedung BPSDM Provinsi Sulteng dan mengecek langsung pelaksanaan vaksinasi di halaman kantor gubernur yang diselenggarakan Dinkes Provinsi Sulteng.

”Dengan kunjungan ini, kami menargetkan pada PPKM ke depan Sulawesi Tengah dapat turun ke level 3. Upaya yang harus dilakukan tinggal sedikit lagi karena angka mobilitas sudah turun dan kasus aktif turun ke tingkat 2. Hanya, tingkat BOR di Sulawesi Tengah masih tinggi. Tinggal menambah jumlah konversi tempat tidur dan memanfaatkan isoter,” ujar Airlangga.

Produksi Dalam Negeri

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda mengatakan harga vaksin akan lebih murah jika diproduksi di dalam negeri. “Apalagi jika produksinya bersama-sama dengan perusahaan dalam negeri,” ujarnya ketika dihubungi, kemarin (28/8).

Selain itu, lanjut dia, diperlukan juga transfer knowledge dari produsen vaksin luar negeri ke perusahaan domestik. Adapun manfaat kedua yang dapat diperoleh, sebut Nailul, adalah penyerapan tenaga kerja akan meningkat karena pembukaan tempat produksi pasti membutuhkan tenaga kesehatan.

Selain itu, sektor-sektor lain yang akan menyerap tenaga kerja adalah dari sektor kimia dasar, jasa kesehatan, industri alat kedokteran, jasa asuransi, dan konstruksi jika ada pembangunan pabrik atau tempat produksi vaksin bersama.

“Namun harus diperhatikan juga mengenai impor bahan baku nya jangan sampai merugikan Indonesia. Kadang kita kecolongan di impor bahan baku yang bisa membuat perdagangan ekspor-impor kita menurun,” ungkap Nailul.

Karenanya, dikatakan agar produksi vaksin domestik harus mengembangkan juga bahan baku dari dalam negeri. Paling tidak, sebut dia, ada keringanan dalam harga bahan baku impor.

Selama ini, Nailul menerangkan bahwa banyak investasi di Indonesia yang mengimpor bahan baku, bukan hanya di industri farmasi. Bagi dia, hal ini perlu dipertimbangkan.

“Misal dengan kualitas dan harga yang sesuai. Jangan sampai yang dikirim ke sini yang kualitasnya udah buruk dengan harga yang relatif lebih tinggi,” ucapnya.

Melalui transfer knowledge, kata dia, dapat melakukan pengembangan bahan baku produk farmasi yang disebut kebijakan jangka panjang meski sulit dilakukan dalam waktu relatif singkat.(jpg/fin)

Adblock test (Why?)


Vaksin Nusantara Masih Tahap Penelitian – Rakyat Bengkulu Online - Rakyat Bengkulu
Read More

Epidemiolog Sebut Indonesia Masih Krisis Pandemi Covid-19 - BeritaSatu

Jakarta, Beritasatu.com - Meskipun kasus harian Covid-19 sudah menunjukan adanya penurunan berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan terutama sepekan terakhir, namun epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University, Australia, Dicky Budiman mengatakan Indonesia masih dalam kondisi krisis pandemi Covid-19.

“Indonesia masih dalam masa krisis (pandemi). Varian Delta periode krisis itu rata-rata 10-12 minggu. Kalau kita hitung untuk Jawa-Bali, akhir September merupakan akhir dari masa krisis itu, dan bisa sampaikan dengan catatan kita juga melakukan penguatan respons 3T, 5M dan vaksinasi,” kata Dicky saat dihubungi Beritasatu.com, Minggu (29/8/2021).

Sebagaimana dilaporkan Kementerian Kesehatan, angka kasus Covid-19 terus mengalami penurunan seiring dengan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Dalam dua hari terakhir, penurunan kasus cukup signifikan. Pada Sabtu (28/8/2021) tercatat kasus positif hanya bertambah 10.050, kasus kematian 591, dan positivity rate 9,63% atau turun di bawah 10%.

Demikian juga pada hari ini, kasus positif Covid-19 di Indonesia hanya bertambah 7.427 atau sudah turun hingga di bawah angka 10.000. Demikian juga angka kematian menurun atau hari ini sebanyak 551 orang dan positivity rate harian juga turun 8,03%.

Sebelumnya sejak Juli hingga minggu kedua Agustus, kasus positif rata-rata di atas 20.000-an kasus per hari, bahkan pernah mencapai rekor tertinggi pada 15 Juli 2021 yang mencapai 56.757 kasus. Demikian juga angka kematian mencapai di atas 1.000 orang per hari, dan rekor tertinggi pernah terjadi pada 27 Juli 2021 sebanyak 2.069 orang meninggal dunia.

Dicky mengatakan, melihat pada data laporan harian Kementerian Kesehatan tersebut memang terkesan ada penurunan. Namun data tersebut, katanya, masih berbeda dengan yang disajikan di situs pemerintah daerah (pemda).

“Misalnya, per 27 Agustus 2021, di pemda itu ada masih 12.000-an kasus dan kasus infeksi kematian masih di atas 1.000,” ucapnya.

Dicky juga mengatakan, meskipun saat ini angka positivity rate menurun, tetapi hal tersebut belum stabil. Menurut Dicky, hasil positivity rate harus dilihat dari penurunan selama 2 minggu berturut-turut, baru kemudian bisa diklaim ada penurunan kasus. Apalagi, tambahnya, saat ini menurunnya positivity rate karena jumlah testing yang juga mengalami penurunan.

“Saat ini masih naik turun, sebagai contoh pada 24 Agustus 2021 masih 15% positivity rate dan 25 Agustus masih 12% dan 26 Agustus masih 13%. Kita tahu testing harian juga menurun misalnya tanggal 24 hanya 123.000 dan 25 Agustus 146.000 dan 26 Agustus turun lagi menjadi 128.000,” ucapnya.

Selanjutnya, Dicky menyebutkan, pola intervensi pada orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, kemudian di-tracing masih belum 90% memenuhi standar yang telah ditargetkan oleh pemerintah. Bahkan di Pulau Jawa hanya 5 kabupaten/kota bisa memenuhi target.

“Nah ini artinya masih ada titik lemah yang harus perbaiki,” ucapnya.

Menurut Dicky, hingga saat ini penanganan kasus Covid-19 mengalami perbaikan hanya terlihat hanya pada program vaksinasi. Sementara untuk program 3T (testing, tracing, dan treatment) masih belum ada perbaikan.

“3T ini belum lebih baik. Padahal 3T penting dan utama. Itulah sebabnya harus diperkuat dengan menemukan kasus. Bahkan meski tidak ada testing, tidak masalah asal orang itu ditemukan dan diisolasi atau dikaratina termasuk dilakukan pelacakan. Itu yang harus dilakukan,”pungkasnya.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

Adblock test (Why?)


Epidemiolog Sebut Indonesia Masih Krisis Pandemi Covid-19 - BeritaSatu
Read More

Ancelotti Masih Keluhkan Real Madrid, Ada Apa? - Republika Online

performa Los Blancos dinilai jauh lebih baik.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Real Madrid sukses membungkam Real Betis, 1-0, pada jornada ketiga La Liga, Ahad (29/8) dini hari WIB.

Hasil ini mengantarkan Los Blancos kembali ke trek kemenangan usai ditahan imbang Levante, 3-3, akhir pekan lalu.

Kendati anak-anak asuhnya bisa memetik poin penuh dan mencatatkan clean sheet di laga tersebut, pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, masih memiliki sejumlah catatan terhadap performa para penggawa Los Blancos.

Sorotan terbesar pelatih asal Italia itu terletak pada intensitas permainan dan performa anak-anak asuhnya saat bertahan.

Secara khusus, Ancelotti mengaku masih kecewa dengan intensitas permainan yang ditunjukan anak-anak asuhnya pada babak pertama. Sementara pada babak kedua, performa Los Blancos dinilai jauh lebih baik.

''Saat kehilangan kendali bola, Anda harus bisa terus menekan lawan. Pada babak pertama, intensitas permainan kami, terutama saat bertahan, sangat rendah.”

“Kami masih harus bekerja keras. Tim ini memiliki energi untuk bisa menerapkan garis pertahanan yang tinggi,'' tutur Ancelotti seperti dilansir AS, Ahad (29/8).

Di laga tersebut, Madrid berhasil memastikan raihan poin via sepakan kaki kanan Daniel Carjaval pada menit ke-61. Ancelotti menyebut, intensitas permainan yang ditunjukan bek kanan asal Spanyol itu di laga tersebut dapat menjadi contoh buat penggawa Real Madrid yang lain.

Secara keseluruhan, dari tiga laga yang telah dilakoni Los Blancos pada awal musim ini, Ancelotti menilai, timnya belum mampu menunjukan intensitas permainan yang tepat. Ini menjadi tantangan yang mesti bisa dijawab Los Blancos saat kembali merumput pasca jeda internasional, pertengahan September mendatang.

''Kami sudah tampil dengan seimbang dan bisa terus mengalirkan bola ke bidang lapangan lawan. Namun, masih ada sejumlah aspek yang harus diperbaiki, termasuk soal intensitas permainan saat bertahan,'' kata mantan pelatih Napoli tersebut.

Adblock test (Why?)


Ancelotti Masih Keluhkan Real Madrid, Ada Apa? - Republika Online
Read More

IHSG masih akan melemah, simak arah saham ADRO, JPFA, dan WIKA - Investasi Kontan

Reporter: Kenia Intan | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah 16,74 poin atau 0,28% pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (27/8). Setelah sempat tertekan hingga level 6.021,95, IHSG akhirnya ditutup di level 6.041,35.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mencermati, tekanan IHSG terjadi seiring dengan pelemahan bursa saham secara global. Mengingat, adanya kekhawatiran akan kenaikan kasus Covid-19 di Amerika Serikat (AS), serta keputusan tapering yang akan segera dijalankan.

Untuk perdagangan Senin (30/8), IHSG diprediksi melanjutkan pelemahan dengan level support di 6.019 hingga 5.997. Sementara itu, level resistance-nya di 6.064 hingga 6.087.

"Secara teknikal candlestick membentuk lower high dan lower low dengan potensi penurunan ke level support moving average 50 yang cukup kuat," jelasnya dalam riset yang diterima Kontan.co.id, Jumat (27/8).

Sepengamatannya, investor masih akan mencermati perkembangan terkait kebijakan tapering di AS. Di sisi lain, mencermati kasus Covid-19 baik dari AS maupun di dalam negeri.

Baca Juga: Ini proyeksi pergerakan IHSG pekan depan

Di tengah pergerakan IHSG yang diproyeksi masih lesu, analis mencermati saham-saham ini:

1. PT Adaro Energy Tbk (ADRO)

Mengalami koreksi namun masih bertahan di atas level support. Analis menyarankan masuk ADRO di harga Rp 770-Rp 800 per saham. Stop loss di Rp 760 per saham. Adapun target harganya dipatok Rp 850-Rp 880 per saham.

2. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

Mengalami koreksi namun masih bertahan di atas level support. Investor dapat masuk di harga Rp 1.710-Rp 1.750 per saham. Stop loss di Rp 1.690 per saham. Sementara target harganya berada di kisaran Rp 1.800- Rp 1.850 per saham.

3. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA)

Mengalami koreksi namun masih bertahan di atas level support. Analis menyarankan masuk saham ini di harga Rp 900 - Rp 920 per saham. Stop loss di Rp 890 per saham. Adapun target harganya di Rp 950 - Rp 970 per saham.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Adblock test (Why?)


IHSG masih akan melemah, simak arah saham ADRO, JPFA, dan WIKA - Investasi Kontan
Read More

Minta Jokowi batalkan Holding BUMN Geothermal, Mandiri Sekuritas: Masih on going - Industri Kontan

Reporter: Azis Husaini, Filemon Agung | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Penolakan Serikat Pekerja PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) atas pembentukan Holding BUMN Geothermal tak membuat Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Mandiri Sekuritas menghentikan program merger tersebut.

Sebelumnya, melalui surat Nomor 001/FSPBB-SP PLN/VIII/2021, Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) dan Serikat Pekerja di PT PLN Grup melayangkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Isinya adalah permohonan pembatalan rencana privatisasi energi nasional melalui program Holding Subholding (HSH) Pertamina dan PLN.

Selain menolak restrukturisasi BUMN melalui mekanisme pembentukan Holding, mereka juga menolak rencana initial public offering (IPO) terhadap anak-anak perusahaannya.
"Itu  semua merupakan bentuk lain privatisasi aset negara," tulis FSPPB dalam suratnya ke Presiden.

Atas dasar itulah, FSPPB dan Serikat Pekerja PLN meminta Presiden Jokowi membatalkan rencana Holding-Subholding  Pertamina dan  PLN, serta rencana IPO  anak-anak perusahaannya.

Saat ini, proses pengalihan aset dan pembentukan holding BUMN Geothermal dilakukan Mandiri Sekuritas sebagai lead consultant. Dikonfirmasi mengenai proses terkini, pihak Mandiri Sekuritas memastikan proses konsolidasi aset masih berlangsung. "Masih on going," kata Harold Tjiptadjaja, Direktur Mandiri Sekuritas, singkat ke KONTAN, Jumat (27/8).

Proses pada Agustus ini adalah memindahkan aset PLN GG dan Indonesia Power ke Pertamina Geothermal Energi (PGE). Setelah itu dilakukan pemindahan aset dari Geo Dipa.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengungkapkan, saat ini pihaknya masih menghitung jumlah aset yang dimiliki Pertamina dan PLN. "Jadi nanti kalau posisinya (dalam holding) sesuai dengan jumlah aset yang dimiliki, menjadi fair saja dia dan kedua-duanya pemiliknya," kata Arya.

Ia menambahkan, untuk PT Geo Dipa Energi bakal menggunakan metode yang berbeda dalam pembentukan holding ini. Sayangnya, Arya masih belum merinci lebih jauh mengenai metode yang bakal digunakan.

Yang terang, Kementerian BUMN memastikan fokus utama saat ini merampungkan konsolidasi aset PT PLN Gas dan Geothermal (PLN GG) dan PGE terlebih dahulu, meskipun tersiar kabar prosesnya masih alot. 

Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury mengungkapkan, PGE dinilai paling potensial menjadi induk holding BUMN Geothermal. "Memang saat ini kelihatan yang paling berpotensi untuk menjadi sebuah (induk) holding tentunya adalah Pertamina Geothermal. Tetapi ini kami diskusikan terus," kata Pahala beberapa waktu lalu.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi menjelaskan, Holding ini nantinya akan menjaga keterjangkauan tarif listrik bagi pelanggan PLN karena akan diterapkan efisiensi beban tambahan penyediaan tenaga listriknya.

 "Maka, jika ada yang bilang kalau holding ini tidak nasionalis, justru kontradiktif. Sebelum ada rencana holding, pengelolaan yang ada terpecah-pecah, nilai tambahnya kecil, dan posisi tawar kepada stakeholder," kata Agung.

Oleh karena itu, ia berharap semua pihak, termasuk serikat pekerja agar mendukung pembentukan holding ini.    

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Adblock test (Why?)


Minta Jokowi batalkan Holding BUMN Geothermal, Mandiri Sekuritas: Masih on going - Industri Kontan
Read More

Problema Rangkap Dilema! Andis DOS Setuju Nitro Cuman Dikelas FFA, yang Lain Gimana Nih ? - Otoinfo.id

Otoinfo- Pada musim balap dragbike 2023, Pro dan Kontra penggunaan bahan bakar ‘Nitro’ begitu santer dibicarakan. Beberapa mekanik ju...