Rechercher dans ce blog

Friday, July 30, 2021

Kepatuhan Protokol Kesehatan Masih Rendah, Zona Merah dan Kasus Kematian Bertambah - Insight Kontan

ILUSTRASI. Meski ada PPKM, jumlah zona merah dan angka kematian karena Covid-19 masih terus meningkat. KONTAN/Baihaki/29/07/2021

Reporter: Herry Prasetyo | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dilanjutkan dengan PPKM Level 1-4 belum berdampak terhadap perbaikan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. 

Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes) dalam memakai masker dan menjaga jarak masih menjadi catatan penting yang harus diperhatikan seluruh pihak. 

Ketidakpatuhan yang rendah terhadap protokol kesehatan ini mengakibatkan semakin banyaknya daerah yang memiliki risiko tinggi Covid-19 alias berada di zona merah. 

Baca Juga: Salah Satu Proyek Baterai Terbesar Tesla di Australia, Terbakar Saat Proses Pengujian

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, per 25 Juli 2021, terdapat 195 daerah berstatus zona merah. Padahal, pada pekan sebelumnya, jumlah zona merah sebanyak 180 daerah.

Selain kasus penularan terus bertambah, angka kematian pasien Covid-19 dalam dua pekan terakhir bisa dibilang mengkhawatirkan. 

Sepanjang bulan ini hingga 28 Juli 2021, tercatat kasus kematian pasien Covid-19 mencapai 30.168 kasus. Padahal, pada Juni lalu, jumlah kematian pasien Covid-19 sebesar 7.913 kasus kematian. Pada 27 Juli lalu, jumlah kasus kematian dalam sehari bahkan mencapai 2.069 kasus dalam sehari. 

Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan, masih ada daerah yang memiliki tingkat kepatuhan rendah dalam menerapkan protokol kesehatan. 

Baca Juga: Pernyataan Fed dan Data Ekonomi AS Mengerem Reli Dollar, Pekan Ini Terburuk Sejak Mei

Berdasarkan data Satgas Covid-19, terdapat sekitar 27,03% desa atau keluarhan yang memiliki tingkat kepatuhan yang rendah dalam memakai masker. Lalu tercatat sekitar 28,38% desa atau kelurahan memiliki tingkat kepatuhan yang rendah dalam menjaga jarak. 

"Angka ketidakpatuhan ini masih tergolong tinggi dan implikasi dari minimnya kepatuhan protokol kesehatan adalah kenaikan penularan di daerah," ujar Wiku Adisasmito dalam keterangan resmi, Kamis (29/7). 

Wiku menambahkan, angka ini harus disikapi dengan menekan penularan Covid-19 dan mengakselerasi penurunan kasus. Semua pihak yang bertanggung jawab dalam penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia harus turut serta mengawasi jalannya protokol kesehatan dan mengambil sikap tegas terhadap para pelanggar dengan melakukan penindakan. 

"Saya mohon agar semua pihak yang bertanggung jawab, mengawasi jalannya protokol kesehatan untuk dapat lebih tegas menyikapi pelanggaran di daerahnya masing-masing," tegas Wiku. 

Wiku juga menekankan pemerintah daerah untuk segera mengevaluasi upaya penanganan di wilayah masing-masing. Mengingat angka kematian masih terus meningkat, pemerintah daerah diminta segera mengambil langkah strategis dalam menekan laju penularan dan mencegah terjadinya kematian pasien Covid-19. 

Baca Juga: Terus Melaju Seiring Vaksinasi Covid-19, Harga Minyak Masih Naik Dalam Sepekan

Pemerintah daerah diminta selalu memantau rumah sakit di wilayah masing-masing dan mengantisipasi kenaikan kasus dengan mamastikan ketersediaan oksigen, obat-obatan, tempat tidur, dan tenaga kesehatan. 

"Hal ini dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan peningkatan penanganan sehingga kasus kematian pasien dapat dihindari," pungkas Wiku. 

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

Adblock test (Why?)


Kepatuhan Protokol Kesehatan Masih Rendah, Zona Merah dan Kasus Kematian Bertambah - Insight Kontan
Read More

Anti Gagal, Cuman Butuh Waktu 20 Detik, Anosmia Akibat Covid-19 Bisa Sembuh dengan Cara Sederhana Ini - Nakita

Cara mengatasi anosmia akibat Covid-19

Freepik.com

Cara mengatasi anosmia akibat Covid-19

Nakita.id - Covid-19 masih jadi persoalan yang serius bagi banyak negara, termasuk Indonesia.

Hal itu terlihat dari jumlah kasus positif Covid-19 yang masih meningkat setiap harinya.

Maka dari itu, kini pemerintah pun sedang gencar-gencarnya mengimbau seluruh masyarakat agar segera melakukan vaksin Covid-19.

Baca Juga: Nyesel Banget Kalau Telat Tahu, Ahli Benarkan Ternyata Anosmia Akibat Covid-19 Dapat Diatasi Hanya dengan Sambal Bawang

Vaksin Covid-19 memang bukan jaminan seseorang tidak akan terinfeksi virus corona.

Namun dengan adanya vaksin, tubuh tidak akan mudah terinfeksi dan jika terinfeksi pun gejalanya akan lebih ringan.

Berbicara mengenai gelaja Covid-19, yang paling umum dirasakan saat terinfeksi adalah anosmia.

PROMOTED CONTENT

Video Pilihan

Adblock test (Why?)


Anti Gagal, Cuman Butuh Waktu 20 Detik, Anosmia Akibat Covid-19 Bisa Sembuh dengan Cara Sederhana Ini - Nakita
Read More

10 Orang terkaya di Indonesia: Hartono bersaudara masih menduduki posisi pertama - Kontan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Daftar Forbes Real Time Billionaire List bergerak setiap harinya. Ini termasuk pula daftar orang terkaya di Indonesia. Sebab, di dalam daftar tersebut, Forbes terus memperbarui kepemilikan masing-masing individu terhadap perusahaan publik setiap lima menit setelah pasar saham dibuka. 

Sementara, untuk inividu yang nilai kekayaannya terikat pada perusahaan yang tidak tercatat di pasar saham akan diperbarui 24 jam sekali. 

Berdasarkan data Forbes, hingga saat ini Hartono bersaudara masih menduduki posisi teratas di dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Budi Hartono pada hari ini, Kamis (29/7/2021) tercatat memiliki harta senilai US$ 18,2 miliar atau sekitar Rp 263,9 trilliun. Jumlah tersebut mengalami koreksi US$ 30 juta bila dibandingkan dengan sehari sebelumnya. 

Sementara Michael Hartono tercatat memiliki nilai kekayaan sebesar US$ 17,5 miliar atau sekitar Rp 253,75 triliun. 

Baca Juga: Miliarder Hong Kong, Lee yang disebut raja saus tiram meninggal pada usia 91 tahun

Pada daftar orang terkaya di Indonesia tersebut, ada nama baru yang masuk pada posisi lima teratas, yakni Jerry Ng. Bankir senior tersebut menduduki posisi nomor 5 orang terkaya di Indonesia, dengan total nilai kekayaan mencapai US$ 4,8 miliar atau sekitar 69,6 triliun. 

Saat ini, Jerry Ng menduduki posisi yang sebelumnya ditempati oleh Chairul Tanjung yang saat ini menduduki posisi orang terkaya Indonesia nomor 6. 

Forbes mencatat, dalam sehari, harta kekayaan Jerry Ng bertambah Rp 3,19 triliun. Mantan Direktur Utama Bank BTPN (Persero) Tbk tersebut pun baru memulai debutnya di daftar orang terkaya di Indonesia pada tahun 2020 lalu. Kala itu, ia menduduki posisi nomor 44 dengan nilai kekayaan sebesar US$ 600 juta. 

Baca Juga: Mengenal frugal living, gaya hidup orang tajir yang patut Anda tiru

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Adblock test (Why?)


10 Orang terkaya di Indonesia: Hartono bersaudara masih menduduki posisi pertama - Kontan
Read More

Mafia Pangan Masih Bermunculan, Kok Bisa? - Kompas.com - Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) Said Abdullah mengatakan, saat ini masih ditemukan praktek korupsi dan mafia pangan di Indonesia.

Munculnya mafia pangan itu disebabkan karena sistem akuntabilitas pangan yang masih lemah dan sistem tata pemerintahan untuk pangan sangat buruk.

"Sistem akuntabilitas kita lemah sekali sehingga ada praktek korupsi dan mafia pangan itu muncul, karena yah memang government di pangan sangat buruk," ujarnya dalam ngobrol Tempo yang disiarkan secara virtual, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Melihat Urgensi Bangun Food Estate untuk Hadapi Ancaman Krisis Pangan Saat Pandemi

Oleh sebab itu, lanjut dia, seharusnya pemerintah bisa memanfaatkan momentum pandemi ini untuk bergerak maju sehingga sistem pangan di Indonesia bisa bertransformasi.

Menanggapi itu Kepala BKP Kementerian Pertanian Agung Hendriadi mengatakan, terkait adanya oknum mafia pangan di kartel impor, bukanlah bagian dari Kementerian Pertanian (Kementan) melainkan bagian dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Walau demikian, dia menegaskan, pihaknya telah bekerjasama dengan Kemendag dan Satgas Pangan untuk meminimalisir adanya tindakan para mafia impor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terus terang saja, itu bukan bagian dari Kementan tapi bagian dari Kemendag. Tapi kita dengan satgas pangan selalu bersama-sama melakukan berbagai cara agar bisa terhindar," ungkapnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya akan melakukan intervensi distribusi. Diharapkan dengan adanya intervensi distribusi, tidak ada lagi distribusi komoditas yang berjalan sendiri atau autopilot.

Di sisi lain, Koordinator ICW Adnan Topan Husodo mengatakan, sebaiknya pemerintah melalui Kementerian Perdagangan perlu membuka data impor pangan secara transparan.

Baca juga: Pemerintah Diminta Evaluasi Total Program "Food Estate"

Adapun data tersebut, kata dia, meliputi komoditas apa saja yang diimpor hingga bagaimana kriteria yang ditentukan bagi mereka yang sudah melakukan impor pangan. Selain itu, data impor juga harus memiliki rujukan yang jelas.

Diakuinya, hingga saat ini Indonesia belum memiliki rujukan yang pasti terkait data impor pangan.

"Harusnya ada rujukan yang pasti, yang herannya adalah kita enggak punya rujukan yang pasti itu. Ini pemerintah menggembar-gembor ekonomi kita masuk tahap digital 4.0, tapi kok masalah ini saja enggak terselesaikan dengan cepat," kata Adnan.

Pemerintah juga perlu menyebarluaskan informasi terkait syarat impor hingga bagaimana ketentuannya. Dia mengakui, bahwa informasi terkait proses impor minim tersedia, sehingga efeknya masyarakat sulit mengaksesnya.

"Ini yang harus dibenahi, kalau enggak, kebijakannya itu akan selalu di ruang gelap dan akan ada potensi terjadinya hal-hal yang kotor," ungkap Adnan.

Adblock test (Why?)


Mafia Pangan Masih Bermunculan, Kok Bisa? - Kompas.com - Kompas.com
Read More

IHSG diprediksi masih akan menguat di pada perdagangan Jumat (30/7) - Investasi Kontan

Reporter: Kenia Intan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 32,204 poin atau 0,53% pada perdagangan Kamis (29/7) ke level 6.120,72.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, mayoritas sektor di bursa memang menguat. Kenaikan paling signifikan dialami oleh sektor infrastruktur hingga 1,82%. Setelahnya ada sektor barang baku dan sektor energi yang meningkat  masing-masing 1,81% dan 1,70%.

Analis NH Korindo Sekuritas Dimas Wahyu mencermati, pergerakan IHSG berhasil ditutup di zona hijau walau belum mampu keluar dari rentang konsolidasi.

Kenaikan pada 8 dari 11 sektor utama di bursa itu terjadi di tengah optimisme akan semakin banyak dana asing yang masuk pasca The Fed mempertahankan suku bunga.

Pergerakan IHSG itu sejalan dengan mayoritas bursa global. Bursa saham AS ditutup menguat  dengan ketiga indeks utama serempak menghijau pada perdagangan (29/7).

Penguatan itu terdorong data GDP AS kuartal II dilaporkan naik 6,5% year on year (yoy), walaupun masih berada di bawah proyeksi konsensus sebesar 8,5%. Pelaku pasar juga menyambut baik pertumbuhan yang tercatat pada tingkat belanja konsumen serta investasi bisnis.

Baca Juga: IHSG diproyeksi menguat pada Jumat (30/7), simak rekomendasi saham AGII, ISSP, BBRI

"Menjelang akhir pekan, IHSG berpeluang untuk melanjutkan penguatan dengan rentang pergerakan di 6.000-6.166," ujarnya dalam riset yang diterima Kontan.co.id, Jumat (30/7).

Sementara itu, CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mencermati, pergerakan IHSG  terlihat sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajarnya. Akan tetapi,  selama IHSG belum mampu dipertahankan di atas resisten terdekat maka IHSG masih berpeluang untuk bergerak melemah.

William juga mencermati, perlambatan perekonomian yang masih terus menggelayuti sektor riil turut memberikan dampak terhadap kinerja emiten. Sehingga jelang rilis kinerja emiten pada semester I disinyalir belum akan membaik

" Ditambah dengan minimnya sentimen serta belum kunjung adanya capital inflow yang melaju signifikan masuk ke pasar modal," ujarnya dalam riset yang diterima Kontan.co.id, Kamis (29/7).

William memproyeksikan IHSG berpotensi bergerak terkonsolidasi dengan di kisaran 5.948 hingga 6.123. Adapun beberapa saham yang perlu dicermati seperti BBCA, JSMR, TLKM, ITMG BBRI, LSIP, dan CTRA.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Adblock test (Why?)


IHSG diprediksi masih akan menguat di pada perdagangan Jumat (30/7) - Investasi Kontan
Read More

Thursday, July 29, 2021

Turun Harga, HP Murah dengan Tampilan Kekinian Milik OPPO Ini Cuman Dibanderol Rp 1 Jutaan Saja, Intip Spesifikasi Lengkapnya Yuk - Hype

GridHype.ID - Semakin hari, HP murah semakin mudah dicari.

Bagaimana tidak, saat ini banyak vendor smartphone yang berlomba-lomba menciptakan HP murah yang bisa menarik perhatian pembeli.

Salah satu yang kerap menyediakan HP murah di Indonesia yakni perusahaan asal Tiongkok, OPPO.

Bukan rahasia lagi kalau para pencari HP murah di Indonesia kerap melirik ponsel yang dirilis oleh OPPO ini.

Pasalnya, banyak seri HP dengan harga Rp 1 jutaan yang sudah tersedia di pasaran, termasuk OPPO A15.

Harga HP OPPO A15 yang hanya Rp 1,7 jutaan membuatnya jadi produk entry-level paling laris dari OPPO.

OPPO A15 sendiri diperkenalkan secara resmi pada Oktober 2020 lalu.

Tampil dengan desain yang kekinian, harga HP OPPO A15 saat itu dibanderol Rp 1.999.000.

Beberapa bulan berselang, saat ini HP OPPO A15 turun harga menjadi Rp 1.799.000 saja, jelas semakin menarik.

Baca Juga: Juaranya Baterai Gede, HP Murah dari Xiaomi Ini Dipatok Mulai Harga Rp 1 Jutaan, Punya Memori Super Lega Sampai 128 GB

Spesifikasi OPPO A15 tentunya juga menyesuaikan dengan harga yang murah.

HP murah ini dilengkapi dengan RAM 3GB dan memori internal 32GB.

Bagian kamera cukup menarik, OPPO A15 dibekali triple camera di bagian belakang dengan sensor utama 13MP.

Desain modulnya pun dirancang sangat kekinian sehingga membuat HP OPPO yang satu ini nampak mewah meskipun harga HP OPPO A15 sangat murah.

Di bagian depan, ada kamera selfie 8MP yang terletak pada layar LCD IPS beresolusi HD+. Layarnya masih menggunakan desain waterdrop notch untuk memaksimalkan ukuran.

Spesifikasi OPPO A15 lain yang tak kalah menonjol adalah baterai berkapasitas 4.230 mAh, yang didukung dengan pengisian daya 5V/2A.

Kombinasi spesifikasi dan harga HP OPPO A15 yang sangat sederhana tersebut kini sudah bisa kamu dapatkan melalui sejumlah toko resmi OPPO yang ada di marketplace.

Kamu juga bisa langsung mengunjungi situs resmi OPPO Indonesia.

Spesifikasi dan harga HP OPPO A15

Body Dimensi 164 x 75.4 x 7.9 mm

Bobot 175 g

Didominasi material plastik

Baca Juga: Nyesel Baru Tahu, Jadi HP Murah dengan Kapasitas Baterai Jumbo, Vivo Y30i Ini Cocok Buat yang Punya Budget Rp 2 Jutaan, Simak Spesifikasi Lengkapnya

Layar

6,52 inci
1600 × 720 HD+
Refresh rate 60Hz

LCD IPS

Chipset & OS Chipset Mediatek Helio P35

GPU PowerVR GE8320

Android 10, ColorOS 7.2

Memori 3 GB RAM + 32 GB ROM

microSD sampai 256 GB

Kamera utama Triple camera 13MP, f/2.2, (wide); 2MP, f/2.4, (macro); 2MP, f/2.4, (depth)

Resolusi video 1080p@30fps

Kamera depan 8MP, f/2.0

Resolusi video HDR

Baterai 4.230 mAh

Pengisian daya 5V/2A

Fitur microUSB 2.0

Dual SIM

Sensor sidik jari

Audio jack 3,5mm

Harga Rp 1.799.000

*) Harga bisa berubah sewaktu-waktu

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul "SPESIFIKASI HP OPPO A15, Desain Model Kekinian Kini Turun Harga Rp 1,7 Jutaan"

Baca Juga: 3 HP Murah Milik OPPO yang Punya Spesifikasi 'Mahal' dengan Harga Rp 1 Jutaan

(*)

PROMOTED CONTENT

Video Pilihan

Adblock test (Why?)


Turun Harga, HP Murah dengan Tampilan Kekinian Milik OPPO Ini Cuman Dibanderol Rp 1 Jutaan Saja, Intip Spesifikasi Lengkapnya Yuk - Hype
Read More

Lender fintech lending dari kalangan ritel masih terus bertumbuh - Kontan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di saat banyak pemain fintech lending mengincar pendanaan (lender) dari korporasi, lender ritel justru secara konsisten terus bertumbuh. Hal ini dinilai banyak investor ritel yang mulai percaya untuk melakukan investasi di fintech lending dengan imbal hasil yang kompetitif.

Kalau melihat data OJK di Mei 2021, jumlah outstanding pinjaman yang diberikan oleh lender ritel sebesar Rp 4,95 triliun. Padahal outstanding pinjaman dari lender ritel di awal tahun sebesar Rp 3,81 triliun yang berarti ada pertumbuhan sebesar 29,03%.

Salah satu pemain fintech lending, Modal Rakyat mengaku kalau saat ini rata-rata dana dari lender ritel per bulan sampai Juni 2021 bisa mencapai Rp 65 miliar atau berkontribusi 30% dari total portofolio yang ada dan mengalami pertumbuhan hingga 7 kali lipat dari periode yang sama di tahun lalu. 

Baca Juga: Bisnis dompet digital panen berkah dari lonjakan transaksi saat pandemi

Padahal, sejatinya Modal Rakyat saat ini fokus mengincar lender korporasi karena lebih memberikan keuntungan dikarenakan tingkat likuiditas lender korporasi jauh lebih tinggi dibandingkan ritel.

“Pertumbuhan lender ritel berarti menandakan bahwa masyarakat sudah semakin aware dengan keuangan dan P2P Lending bisa menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk mengembangkan dananya dan memperoleh imbal hasil yang kompetitif,” ujar CEO Modal Rakyat, Hendoko Kwik.

Hendoko juga menyampaikan kalau lender ritel Modal Rakyat saat ini kebanyakan berasal dari kalangan milenial berumur 18-25 tahun. Menurutnya, hal tersebut sesuai  dengan visinya yang ingin menjadi inklusi keuangan digital di Indonesia. 

“Kami mengoptimalkan dengan cara pendanaan yang bisa dimulai dari Rp 25 ribu dengan imbal hasil berkisar 12%-18% per tahun. Namun perlu diingat high risk, high return, masyarakat juga harus aware bahwa dalam setiap instrumen investasi selalu memiliki risiko,” imbuh Hendoko.

Baca Juga: OJK: Sektor jasa keuangan tetap stabil di semester I-2021

Pertumbuhan juga dialami oleh fintech lending Amartha yang hingga Juni mendapatkan pendanaan ritel sebanyak Rp 274 miliar atau sama dengan 30% dari total pendanaan mereka. Amartha sendiri sejatinya berharap kontribusi dari pendana ritel sampai akhir tahun bisa tumbuh menjadi 40%.

“Berdasarkan perbandingan pertumbuhan lender ritel antara semester 1 2020 dan semester 1 2021 terlihat adanya peningkatan sebanyak 22%. Dengan adanya produk crowdfunding yang akan diluncurkan, Amartha optimis lender retail akan tumbuh,” ujar CCO Amartha, Hadi Wenas.

Editor: Tendi Mahadi

Adblock test (Why?)


Lender fintech lending dari kalangan ritel masih terus bertumbuh - Kontan
Read More

Problema Rangkap Dilema! Andis DOS Setuju Nitro Cuman Dikelas FFA, yang Lain Gimana Nih ? - Otoinfo.id

Otoinfo- Pada musim balap dragbike 2023, Pro dan Kontra penggunaan bahan bakar ‘Nitro’ begitu santer dibicarakan. Beberapa mekanik ju...