Rechercher dans ce blog

Thursday, June 3, 2021

Menkominfo: Jangan Ada Pernyataan "Buat Apa 5G jika 4G Masih Lemot" - Kompas.com - Tekno Kompas.com

KOMPAS.com - Indonesia resmi menjadi salah satu negara yang menggelar jaringan 5G. Operator seluler Telkomsel belum lama ini mulai menghadirkan 5G komersial di beberapa daerah secara bertahap.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, kehadiran jaringan 5G memang tak bisa langsung digelar di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu faktor penentunya adalah soal kematangan ekosistem 5G di suatu wilayah.

"Jaringan 5G akan digelar sesuai ekosistem 5G-nya, karenanya penggelaran 5G akan dilakukan secara bertahap, sesuai kematangan ekosistem di wilayah-wilayah yang sudah ada layanan 5G itu sendiri," kata Johnny, dalam peluncuran 5G di Solo, Jawa Tengah, yang ditayangkan di kanal YouTube Kementerian Kominfo, Kamis (3/6/2021).

Baca juga: Telkomsel Resmi Gelar Jaringan 5G di Kota Solo

Menteri Komunikasi dan Informaika Johnny G. Plate hadir dalam peresmian layanan 5G Telkomsel di Solo, Kamis (3/6/2021).YouTube/ Kominfo Menteri Komunikasi dan Informaika Johnny G. Plate hadir dalam peresmian layanan 5G Telkomsel di Solo, Kamis (3/6/2021).
Selain digelar secara bertahap, Menkominfo juga mengatakan jaringan 5G masih akan digelar secara simultan dengan jaringan 4G yang sudah eksis lebih dulu.

Johnny menjelaskan, meski sudah ada teknologi jaringan generasi kelima, 4G juga masih tetap akan menjadi tulang punggung transformasi digital nasional.

Hal ini mengingat masih ada wilayah Indonesia yang belum terjangkau jaringan 4G. Johnny pun mengatakan akan terus bekerja sama dengan operator seluler untuk memperluas cakupan 4G ke wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), serta wilayah desa dan kelurahan komersial di Tanah Air.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Harapannya, pada 2022 nanti, seluruh wilayah Tanah Air kita sudah terjangkau jaringan 4G. Dengan demikian, ke depannya, kita bisa melaksanakan operasi simultan, co-exist antara 4G dan 5G," jelas Johnny.

Menkominfo juga berharap, tidak ada pihak yang membenturkan keberadaan 4G dan 5G di Indonesia. Misalnya, kata Johnny, dengan mempertanyakan, "untuk apa memulai 5G, jika 4G saja belum selesai atau kecepatannya masih lemot?".

Baca juga: Ponsel Sudah Dukung 5G Telkomsel, Kenapa Belum Bisa Digunakan?

"Kita pahami itu, kita ketahui itu. Tapi kita harus melakukan breakthrough (terobosan). Dan terobosan yang dilakukan adalah koeksis 4G dan 5G," lanjut Johnny.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, penggelaran 5G ini tidak bisa langsung digelar di seluruh wilayah Tanah Air, karena harus disesuaikan dengan kematangan ekosistem 5G yang ada.

Untuk diketahui, Telkomsel sendiri memang mengusung jaringan 5G non-standalone (NSA), pada komersialisasi perdana 5G ini.

Artinya, jaringan 5G yang disediakan oleh Telkomsel sedianya masih menggunakan infrastruktur jaringan 4G yang sudah ada, bukan infrastruktur jaringan 5G baru, atau standalone (SA). 

Dalam menggelar 5G, Telkomsel menggunakan pita frekuensi 2.300 MHz untuk data plane dan pita frekuensi 1.800 MHz untuk control plane.

Terakhir, Johnny turut menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo soal penggelaran 5G di Tanah Air.

"Presiden mengingatkan, deployment 5G, harus memperhatikan dampaknya dan kita mitigasi risikonya. Agar penerapan 5G di Indonesia bermanfaat untuk kepentingan bangsa dan kesejahteraan masyarakat Indonesia," kata Johnny.

Baca juga: Lokasi, Harga Paket, Daftar Ponsel, dan Syarat Pemakaian Internet 5G Telkomsel

Adblock test (Why?)


Menkominfo: Jangan Ada Pernyataan "Buat Apa 5G jika 4G Masih Lemot" - Kompas.com - Tekno Kompas.com
Read More

Kredit perbankan masih kontraksi 2,28% yoy di April 2021, ini kata OJK - Kontan

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat telah terjadi perbaikan tipis pada kredit perbankan dalam empat bulan pertama tahun 2021. 

Berdasarkan data OJK, secara year to date (YTD) kredit perbankan tumbuh 0,01% menjadi Rp 5482,2 triliun hingga April 2021. 

Namun, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso bilang, secara tahunan atau year on year (yoy) masih kontraksi 2,28% menjadi Rp 5.482,2 triliun. 

Ia melihat kredit perbankan saat ini baru ditopang oleh bank umum kelompok usaha (BUKU) IV dan Bank Pembangunan Daerah (BPD). 

“Secara year on year BPD ini selalu positif. Dapat kami sampaikan BPD ini bisnisnya tidak terlalu terdampak Covid-19 karena rata-rata nasabahnya adalah aparatur sipil negara (ASN). Sedangkan bank swasta atau bank asing terdampak signifikan,” kata dia dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI, Rabu (2/6).

Baca Juga: OJK beberkan alasan KKB perbankan stabil saat penjualan kendaraan bermotor melesat

Bila dirinci, kredit bank BUKU II masih kontraksi 3,81% yoy menjadi Rp 599,7 triliun per April 2021. Adapun bank yang masuk golongan BUKU III mengalami penurunan kredit 5,91% yoy menjadi Rp 1.623,7 triliun. 

Sementara itu, kredit pada bank jumbo di BUKU IV hanya turun 0,06% yoy menjadi Rp 3.258,8 triliun.

Berdasarkan kepemilikannya, bank milik BUMN tumbuh 2,70% yoy menjadi Rp 2.477,6 triliun di empat bulan pertama 2021. Adapun bank umum milik swasta mengalami kontraksi 6,08% yoy menjadi Rp 2.340,0 triliun hingga April 2021. 

Kantor cabang bank asing tercatat mengalami pukulan lantaran kredit turun dalam 29,43% yoy menjadi Rp 171,4 triliun. Sedangkan BPD menjadi bank yang mengalami pertumbuhan kredit yang tinggi hingga 6,53% yoy menjadi Rp 493,2 triliun. 

 

 

Editor: Anna Suci Perwitasari

Adblock test (Why?)


Kredit perbankan masih kontraksi 2,28% yoy di April 2021, ini kata OJK - Kontan
Read More

Nggak Mau Ketinggalan Trend, Nagita Slavina Tampil Mewah Pakai Sandal Platform Harga Cuman Ratusan Ribu, Netizen Malah Curigai Istri Raffi Ahmad: Kayaknya Endorse - GridHype

GridHype.ID - Nagita Slavina kerap menjadi pusat perhatian dalam urusan fashion.

Ya, gaya fashion Nagita Slavina memang selalu disanjung-sanjung oleh netizen.

Tak heran jika banyak yang ingin punya outfit kembaran dengan istri Raffi Ahmad, Nagita Slavina.

Baca Juga: Digadang-gadang Bakal Jadi Rumah Termewah, Istana Baru Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Bikin Syok Irwanyah, Parkiran Mobil Mirip Rumah Batman

Seperti belum lama ini, Nagita Slavina pun seolah tak ingin ketinggalan trend masa kini meski tengah hamil muda.

Ya, Nagita Slavina berhasil tampil modis dengan sandal platform 'mewah'nya.

Julukan istri Sultan Andara yang melekat pada dirinya membuat netizen menebak harga sandal platform yang digunakan Nagita Slavina bernilai fantastis.

Baca Juga: Nagita Slavina Resmi Didapuk Sebagai Duta PON XX Papua, Penunjukkan Istri Raffi Ahmad Justru Tuai Pro Kontra, Arie Kriting Sampai Minta Hal Ini

Namun, siapa sangka sandal tersebut justru dibanderol dengan harga yang masih wajar.

Hal tersebut terungkap dalam unggahan akun Instagram @fashion_nagitaslavina pada Selasa (1/6/2021).

PROMOTED CONTENT

Video Pilihan

Source : Instagram
Penulis : Dwi Purworahayu
Editor : Nailul Iffah

Adblock test (Why?)


Nggak Mau Ketinggalan Trend, Nagita Slavina Tampil Mewah Pakai Sandal Platform Harga Cuman Ratusan Ribu, Netizen Malah Curigai Istri Raffi Ahmad: Kayaknya Endorse - GridHype
Read More

Harga broiler dan DOC masih tinggi, cek rekomendasi saham Malindo Feedmill (MAIN) - Investasi Kontan

Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) meningkat di sepanjang kuartal I tahun ini. Emiten poultry ini mampu membukukan pendapatan sebesar Rp 2,14 triliun, atau meningkat 26,7% secara year on year (yoy).

Tak hanya moncer dari sisi pendapatan, MAIN juga mencatatkan kenaikan laba bersih hingga lebih dari 500% secara yoy menjadi Rp 88,92 miliar. Peningkatan tersebut didorong peningkatan penjualan pakan, DOC, dan produk broiler karena permintaan ayam yang terus membaik selama kuartal tersebut.

Analis Samuel Sekuritas Nasrullah Putra Sulaeman mengatakan, pencapaian top line MAIN sejauh ini sudah in-line dengan proyeksi Samuel Sekuritas, yakni memenuhi 26% dari proyeksi sepanjang tahun 2021 (FY21F). Namun, dari sisi bottom line, justru ternyata jauh di atas ekspektasi, yakni 58.1% proyeksi FY21F

“Tingginya perolehan laba MAIN utamanya disebabkan oleh harga broiler dan DOC yang berada di level yang tinggi selama kuartal I-2021. Hal ini pada akhirnya mendorong ekspansi marjin yang terjadi pada segmen broiler dan DOC,” kata Nasrullah kepada Kontan.co.id, Rabu (2/6).

Baca Juga: Kinerja kuartal I ciamik, simak harapan Malindo Feedmill (MAIN) di sisa tahun ini

Analis Phillip Sekuritas Michael Filbery dalam risetnya pada 19 Mei menuliskan, secara umum, pertumbuhan top line MAIN pada kuartal I-2021 didukung oleh kenaikan average selling price (ASP) broiler dan DOC yang masing-masing naik 15,6% dan 37,7% secara year on year (yoy). Tak hanya ASP yang naik, penjualan broiler dan DOC pun masing-masing naik 34,8% dan 58,1% secara yoy.

“Kami melihat ada peluang harga ASP broiler masih akan kembali naik pada kuartal II-2021. Hal ini didukung oleh tingginya permintaan selama bulan puasa dan program culling pemerintah yang terus berlangsung sepanjang kuartal I-2021 kemarin,” ujar Michael.

Selain pertumbuhan pada penjualan pada segmen broiler dan DOC, MAIN juga kembali melanjutkan pertumbuhan penjualan pada segmen feedmill dengan mencatatkan pertumbuhan 12,1% secara qoq dan 21% secara yoy. Michael menyebutkan, pertumbuhan ini sekaligus melanjutkan pemulihan penjualan pada segmen feedmill yang sudah berlangsung sejak kuartal III-2020.

Menurutnya, kenaikan penjualan feedmill kali ini didorong oleh kuantitas penjualan yang naik 15,7% secara yoy dan naiknya ASP sebesar 6,3%. Namun, kenaikan ASP tersebut sebenarnya belum sepenuhnya mengalihkan biaya dan margin segmen feedmill ke pelanggan karena kenaikan harga soybean meal yang signifikan sepanjang kuartal I-2021.

“Hasilnya, OPM segmen feedmill justru turun ke level 5,21% berbanding 10,9% pada kuartal I-2020. Berbeda dengan emiten poultry lainnya, kenaikan harga bahan baku tersebut akan menjadi tantangan bagi margin segmen feedmill MAIN pada tahun ini jika kenaikan harga kedelai berlanjut di kuartal II-2021,” tambah Michael.

Senada, Nasrullah juga meyakini, kenaikan harga bahan baku adalah risiko yang berpotensi menghambat kinerja MAIN pada tahun ini. Pasalnya, MAIN memiliki kontribusi dari segmen feedmill yang besar, yakni sekitar 65% pada kuartal I-2021. Oleh karena itu, kenaikan harga bahan baku dikhawatirkan Nasrullah dapat menekan profitabilitas dari segmen feedmill.

Walau dibayangi risiko tersebut, Nasrullah optimistis, kinerja MAIN pada tahun ini akan lebih baik dibanding tahun lalu. Faktor pendorong utamanya adalah meningkatnya permintaan daging ayam akibat pemulihan ekonomi, selain itu program culling yang terjadi selama tahun ini akan membuat harga broiler dan DOC stabil pada level yang tinggi.

“Dengan pemulihan di sektor hotel, restoran, dan cafe, permintaan ayam akan kembali naik dan membuat penjualan MAIN pada tahun ini bisa mencapai Rp 8,03 triliun atau naik 15,4% yoy dibanding tahun lalu,” kata Nasrullah.

Sementara dari sisi bottom line, ia memproyeksikan, MAIN akan mengantongi Rp 192 miliar pada tahun ini seiring dengan ekspansi marjin yang masih akan berlanjut.

Nasrullah pun memberikan rekomendasi beli saham MAIN dengan target harga Rp 1.100 per saham. Sementara Michael memberi saran untuk beli dengan target harga Rp 1.300 per saham. Adapun saham MAIN diperdagangkan menguat 2,89% ke Rp 890 per saham pada Rabu (2/6).

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Adblock test (Why?)


Harga broiler dan DOC masih tinggi, cek rekomendasi saham Malindo Feedmill (MAIN) - Investasi Kontan
Read More

Meski beberapa lini pembiayaan naik, pertumbuhan multifinance masih tersendat - Keuangan Kontan

Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa stimulus yang diberikan pemerintah tampaknya belum cukup membangkitkan pertumbuhan pembiayaan multifinance yang masih dalam bayang-bayang pandemi covid-19. Hingga April kemarin, piutang pembiayaan multifinance masih berada di angka Rp 364 triliun atau turun 16,29% secara year-on-year.

Hanya saja jika melihat data OJK bulan April, ada beberapa lini bisnis pembiayaan sektor konsumsi yang mulai mengalami pertumbuhan secara tahunan. Ambil contoh, ada pembiayaan elektronik yang mulai tumbuh 4,3% yoy menjadi Rp 4,77 triliun. 

Ada juga pembiayaan rumah toko baru yang meningkat hingga 200% yoy menjadi Rp 12 miliar. Selain itu, pembiayaan apartemen bekas pertama juga meningkat sebanyak 100% yoy menjadi Rp 58 miliar dan pembiayaan rumah tinggal baru kedua berubah 0,8% yoy menjadi Rp 125 miliar.

Baca Juga: OJK terus menjaga sektor jasa keuangan tetap stabil di tengah upaya pemulihan ekonomi

Menanggapi hal tersebut, Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno mengungkapkan bahwa kenaikan beberapa lini bisnis tersebut tidak memiliki pengaruh yang signifikan dengan total seluruh pembiayaan multifinance hingga saat ini.

“Pembiayaan-pembiayaan kayak elektronik itu kan persentasenya masih rendah dan beberapa pemainnya masih sedikit,” ujar Suwandi kepada KONTAN.

Suwandi bilang kalau pembiayaan di multifinance saat ini paling banyak masih dipengaruhi oleh kinerja pembiayaan kendaraan bermotor. Sehingga, jika pembiayaan kendaraan bermotor belum memiliki hasil positif maka akan berpengaruh pula pada total keseluruhan pembiayaan multifinance.

Perlu diketahui, total pembiayaan kendaraan bermotor roda dua baik bekas maupun baru masih mengalami penurunan hingga 20,9% yoy menjadi Rp 82,06 triliun. Sedangkan untuk pembiayaan kendaraan bermotor roda empat baik bekas maupun baru juga turun 12,53% yoy menjadi Rp 166,04 triliun.

Baca Juga: OJK menilai sektor jasa keuangan hingga April 2021 masih solid, ini indikatornya

Suwandi bilang sejatinya beberapa stimulus pemerintah seperti diskon PPnBM bisa sedikit mendongkrak kinerja pembiayaan kendaraan bermotor. Hanya saja, masalah keterbatasan stok menjadi penghambat pertumbuhan pembiayaan.

“Penjualan kendaraan bermotor yang sulit melesat bakal mempengaruhi pembiayaan. Seperti sekarang stimulus PPnBM, banyak orang order mobil tapi stoknya gak ada,” tambah Suwandi.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Adblock test (Why?)


Meski beberapa lini pembiayaan naik, pertumbuhan multifinance masih tersendat - Keuangan Kontan
Read More

Wednesday, June 2, 2021

IHSG masih dalam tren positif, berikut rekomendasi saham hari ini (3/6) - Investasi Kontan

Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG hari ini (3/6) diperkirakan masih bertahan di zona positif. IHSG ditutup menguat 1,41% atau naik 84,11 poin ke level 6.031,58 pada Rabu (2/6). 

Lanjar Nafi Analis Reliance Sekuritas menjelaskan, pergerakan IHSG secara teknikal berada di gap up break out level psikologis. Dimana resistance IHSG pada MA50 dan upper bollinger bands. Menurut Lanjar ini akan membuat momentum optimis terasa kuat mengiringi RSI dan stochastic yang bergerak positif. 

Sementara itu, indikator MACD mengkonfirmasi penguatan. Secara teknikal IHSG berpotensi melanjutkan momentum positifnya dengan support resistance 5.985 -6.078. Rekomendasi saham Reliance yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; AALI, ACST, ADRO, BSDE, CTRA, INDY, KLBF, LSIP, PTPP, RALS, TKIM, WIKA dan WSKT.

Baca Juga: Wall Street menguat di awal perdagangan Rabu (2/6)

IHSG menguat 84,11 poin ke level 6.031,58. Dimana saham BBCA (+1,4%), DCII (+20%), TBIG (+8,5%), BMRI (+1,7%) dan UNTR (+5,4%) menjadi leader penguatan IHSG hingga akhir sesi perdagangan. Investor asing melakukan aksi beli bersih sebesar Rp 509,85 miliar. 

Data ekonomi Indonesia juga memberikan indikasi pemulihan pada prekonomian Indonesia sehingga mendorong penguatan IHSG. Indeks sektor manufaktur naik menjadi 55,3 dari 54,6 dan pertumbuhan inflasi tahunan bulan Mei 2021 naik menjadi 1,68% dari 1,42%.

Indeks saham Asia ditutup bervariasi dengan penguatan pada indeks saham Nikkei (+0,46%) dan TOPIX (+0,84%) di Jepang. Sedangkan pelemahan pada indeks saham HangSeng (-0,58%) dan CSI300 (-0,97%). People Bank of China menegaskan akan membiarkan yuan terdepresiasi setelah bergerak optimis pada pekan lalu akibat angka pertumbuhan ekonomi yang cepat.

Bursa Eropa bergerak positif mengiringi indeks ekuitas berjangka AS yang menguat karena optimisme ekonomi. Saham-saham di sektor energi memimpin penguatan setelah harga minyak naik dengan OPEC+. Kondisi ini memberikan penilaian permintaan yang optimis dan prospek pengembalian cepat pada Iran berkurang akibat tidak adanya kesepakatan dengan AS.

Baca Juga: Penguatan IHSG diprediksi berlanjut, ditopang perbaikan data ekonomi

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Adblock test (Why?)


IHSG masih dalam tren positif, berikut rekomendasi saham hari ini (3/6) - Investasi Kontan
Read More

Sri Mulyani masih galau terkait target pertumbuhan ekonomi di 2022, ini penyebabnya - Kontan

KONTAN.CO.ID -   JAKARTA. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2022 berada di rentang 5,2% hingga 5,8% year on year (yoy). Dalam hal ini, konsumsi rumah tangga sebagai kontributor terbanyak produksi domestik bruto (PDB) tahun depan ditargetkan tumbuh 5,1% hingga 5,3% yoy.

Kendati demikian, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan angka tersebut cukup berat. Sebab, konsumsi rumah tangga akan tergantung dari pengendalian pandemi virus corona. 

“Konsumsi tumbuh 5,1% hingga 5,3%, sesuatu yang sangat cukup cukup berat dicapai sebab kita tahu konsumsi tergantung Covid-19 jika covid terkendali, dan vaksinasi sukses, pasti demand dan konsumsi bisa kembali lagi,” kata Menkeu dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI, Rabu (2/6). 

Bahkan, Sri Mulyani tidak memungkiri proyeksi konsumsi rumah tangga pada 2022 berpotensi meleset, apabila faktor pengendalian covid-19 tak terkendali. Alasannya, pengendalian pandemi tidak semuanya berada di bawah kontrol pemerintah. 

Baca Juga: Sri Mulyani sebut peningkatan Covid-19 pasca libur Lebaran perlu diwaspadai

Namun yang jelas pemerintah akan mempercepat vaksinasi untuk mengendalikan pandemi covid-19. 

Oleh karenanya, Sri Mulyani berharap risiko konsumsi rumah tangga dapat diimbangi dengan outlook investasi dan perdagangan yang membaik. Adapun proyeksi pembentukan modal tetap bruto (PMTB) 2020 berada di kisaran 5,4%-6,9% yoy. Sementara ekspor tumbuh 4,3%-6,8% dan impor ditargetkan melonjak 3,6%-7,8% secara tahunan.

“Kinerja investasi diharapkan dapat merespon kinerja Purchasing Manufaktur Index (PMI_ yang yang sudah meningkat dan dukungan dari pertumbuhan ekonomi yang pulih,” ucap Menkeu.

Baca Juga: Mempersiapkan peralatan deteksi gejala awal Covid-19

Editor: Noverius Laoli

Adblock test (Why?)


Sri Mulyani masih galau terkait target pertumbuhan ekonomi di 2022, ini penyebabnya - Kontan
Read More

Problema Rangkap Dilema! Andis DOS Setuju Nitro Cuman Dikelas FFA, yang Lain Gimana Nih ? - Otoinfo.id

Otoinfo- Pada musim balap dragbike 2023, Pro dan Kontra penggunaan bahan bakar ‘Nitro’ begitu santer dibicarakan. Beberapa mekanik ju...