Rechercher dans ce blog

Monday, June 28, 2021

Kinerja semua jenis unitlink masih tertekan pada Juni 2021 - Kontan

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kinerja unitlink (UL) hingga Juni 2021 di semua jenis masih tertekan. Baik unitlink berbasis pendapatan tetap, saham, dan campuran.

Merujuk data Infovesta hingga 18 Juni 2021, untuk unitlink pendapatan tetap rata-rata sebesar -0,23% tyd. Selanjutnya, ada unitlink campuran yang memberikan imbal hasil -2,35% ytd dan unitlink saham dengan imbal hasil -2,78% ytd.

Senior Research Analyst Infovesta Utama Praska Putrantyo mengatakan, tekanan ini terjadi di tengah kinerja indeks pasar saham (IHSG) dan pasar obligasi (indeks SBN/Infovesta government bond index dan indeks korporasi/Infovesta corporate bond index) yang justru masih mencatat nilai positif dengan rata-rata masing masing sebesar 1,18% ytd dan 2,55% ytd. 

"Unitlink dari jenis pendapatan tetap yang mencetak kinerja lebih baik daripada jenis yang lainnya meskipun dengan rata-rata return yang masih negatif. Kondisi ini juga sejalan dengan rata-rata indeks reksa dana berbasis pendapatan tetap (infovesta fixed income funds index) yang juga negatif tipis yaitu sebesar -0,01%," jelas Praska kepada kontan.co.id, Senin (28/6).

Baca Juga: Diversifikasi aset disarankan di tengah ketidakpastian pasar keuangan

Sementara itu, pada indeks unitlink berbasis saham dan campuran, tekanan dipengaruhi oleh fluktuasi saham-saham berkapitalisasi besar di mana indeks LQ45 sepanjang ytd 18 Juni 2021 justru -7,67%.

Artinya, faktor strategi pengelolaan portofolio dari setiap jenis unitlink dan sejalan dengan kondisi pasar reksa dana yang juga relatif tertekan sepanjang ytd.

Selain itu, menurut Praska sentimen lonjakan inflasi di AS yang memicu kenaikan yield US Treasury tenor 10 tahun dan merebaknya kembali kasus Covid-19 di tengah program vaksinasi yang dijalankan menjadi penghambat laju kenaikan indeks pasar saham dan surat utang meskipun sejumlah data-data makroekonomi menunjukkan pemulihan.

Kendati demikian, Praska masih optimis hingga akhir tahun, kinerja indeks unitlink dari semua jenis berpeluang positif kendati tidak sebesar proyeksi awal tahun. Menurutnya, kinerja dari unitlink jenis saham berpeluang memimpin kinerja dengan dukungan sentimen pemulihan ekonomi di akhir tahun bisa jadi harapan penopang penguatan IHSG.

Baca Juga: Cara Mudah Beli Asuransi Lewat Traveloka, Mulai Dari Rp 15.000

"Terhambat-nya akselerasi karena masalah Covid-19 gelombang dua dan tiga di sejumlah negara yang kembali meledak bahkan lebih tinggi dari rekor sebelumnya," kata Praska.

Sementara itu, kata Praska unitlink juga masih berpeluang untuk menjadi fokus asuransi jiwa sepanjang tahun ini, namun dengan tantangan pengelolaan yang masih tinggi. "Mengingat ketidakpastian ekonomi masih besar dalam jangka pendek menengah," ujar Praska.

 

Editor: Noverius Laoli

Adblock test (Why?)


Kinerja semua jenis unitlink masih tertekan pada Juni 2021 - Kontan
Read More

Masih ada potensi bullish untuk aset kripto hingga akhir tahun - Investasi Kontan

Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa aset kripto mengalami tren kenaikan dalam 24 jam terakhir di perdagangan. Misalnya saja Bitcoin, merujuk pada Coindesk, dalam 24 jam terakhir sampai pukul 17.00 WIB, kenaikan sudah berada di kisaran angka 5%.

Menurut CEO Triv Gabriel Rey, hal ini karena para pemegang aset kripto jangka pendek terus bertambah, ia melihat ketika Bitcoin berada di harga US$ 30 ribu-an per BTC, banyak investor masuk.

“Jadi memang stock absorb-nya kuat di angka US$ 30 ribu – US$ 32 ribu, makanya terjadi rebound di sini, tapi kita mesti dilihat lagi di angka US$ 35 ribu ini masih ada lagi strong buy yang kuat, seperti kemarin di US$ 30 ribu, kalo masih ada lagi, tren masih akan berlanjut,” kata Gabriel Rey.

Baca Juga: Chainlink dinilai sebagai salah satu aset DeFi yang punya prospek menarik

Akan tetapi, menurut Co-founder Cryptowatch dan pengelola channel Duit Pintar Christoper Tahir, saat ini masih belum ada konfirmasi kenaikan untuk jangka panjang. Tambahnya bahwa kenaikan saat ini hanya akan berjalan singkat.

“Sehingga bilamana ada yang hendak berspekulasi jangka pendek, bisa saja saat ini adalah saat yang baik,” kata Christoper kepada Kontan, Senin (28/6).

Gabriel menambahkan bahwa sejauh ini bank sentral AS, The Fed, masih belum ada ketentuan untuk naiknya suku bunga, jadi menurutnya orang-orang akan mencari aset seperti Bitcoin.

Selain itu, dengan suku bunga rendah di mana-mana, menurutnya akan semakin banyak yang masuk ke aset kripto, saham, dan Bitcoin, bahkan menyimpan di deposito saat ini. Sehingga, ia memperkirakan bahwa sampai akhir tahun masih akan bullish, karena belum ada perubahan kebijakan dari The Fed.

Baca Juga: Anjlok 9%, harga Bitcoin terjungkal ke level US$ 31.000

“Kecuali The Fed berubah suku bunganya ingin dinaikkan tahun ini, ya otomatis saham, Bitcoin, dan emas akan turun. Akan tetapi, so far kan belum ada perubahan, jadi trennya masih bullish sampai akhir tahun ini,” kata Gabriel.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Adblock test (Why?)


Masih ada potensi bullish untuk aset kripto hingga akhir tahun - Investasi Kontan
Read More

Vaksin Covid-19 untuk Anak 12-17 Tahun, Bio Farma: Masih Menunggu Izin - Kompas.com - KOMPAS.com

KOMPAS.com - PT Bio Farma mengajukan penggunaan vaksin Covid-19 untuk kelompok usia 12-17 tahun.

Vaksin yang diajukan tersebut adalah vaksin Sinovac.

"Iya vaksin Sinovac," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari PT Bio Farma Bambang Heryanto, saat dihubungi Kompas.com, Senin (28/6/2021).

Pengajuan ini sudah sampai ke Badan Pengawan Obat dan Makanan (BPOM), dan akan melalui tahap evaluasi.

Baca juga: Daftar di https://vaksin.loket.com untuk Dapat Vaksin Covid-19 Mulai 1 Juli 2021

Masih menunggu persetujuan

Pengajuan penggunaan vaksin Sinovac untuk anak usia 12-17 tahun ini diajukan dengan nomor EREG 10040912100159.

Melalui Rapat Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin Covid-19, pada Sabtu (26/6/2021), pengajuan ini akan melalui tahap evaluasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Registrasi variasi penggunaan untuk anak tersebut masih berproses," kata Bambang.

Sementara itu, izin penggunaannya masih menunggu hasil evaluasi dan keputusan dari BPOM.

Pada Minggu (27/6/2021), beredar surat Hasil Evaluasi Khasiat dan Keamanan Komite Nasional Penilaian Obat tertanggal 27 Juni 2021.

Bambang membenarkan surat itu. Tetapi, surat itu bukan persetujuan, tetapi tindak lanjut dari pengajuan registrasi, untuk kemudian dilakukan evaluasi.

"Surat di atas memang betul dari BPOM tapi bukan persetujuan. Kami menunggu surat persetujuan dari BPOM," jelas Bambang.

Baca juga: Negara Mana yang Paling Banyak Melakukan Vaksinasi? Ini Link Daftarnya

Pertimbangan

Dalam surat tersebut, BPOM menuliskan sejumlah pertimbangan terkait penggunaan vaksin Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun, meliputi:

  • Profil imenogenisitas dan keamanan pada dosis medium (600 SU/05 mL) lebih baik dibanding dosis rendah (300 SU/05mL)
  • Dari data keamanan uji klinis Fase I dan Fase II, profil AS sistemik berupa fever pada populasi 12-17 tahun tidak dilaporkan dibandingkan dengan usia 3-5 tahun dan 6-11 tahun
  • Jumlah subjek pada populasi kurang dari 12 tahun belum cukup untuk memastikan profil keamanan vaksin pada kelompok usia tersebut
  • Imunogenisitas dan keamanan pada populasi remaja 12-17 tahun diperkuat dengan data hasil uji klinik pada populasi dewasa karena maturasi imun pada remaja seusai dengan dewasa
  • Data epidemiologi Covid-19 di Indonesia menunjukkan mortalitas tinggi pada usia 10-18 tahun sebesar 30 persen

BPOM menyarankan untuk melakukan uji klinik dengan melibatkan jumlah subjek lebih banyak dan bertahap.

Pengujian dilakukan secara bertahap menurut kelompok umur dimulai dari 6-11 tahun dan dilanjutkan dengan 3-5 tahun.

Adapun evaluasi terhadap produk vaksin ini akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Tren Vaksinasi 26 Juni Tembus 1,3 Juta Orang Sehari, Ini Penjelasan Kemenkes

Adblock test (Why?)


Vaksin Covid-19 untuk Anak 12-17 Tahun, Bio Farma: Masih Menunggu Izin - Kompas.com - KOMPAS.com
Read More

Kudus Masih Zona Merah, Bupati Belum Izinkan Pembelajaran Tatap Muka - Detikcom

Kudus - Bupati Kudus HM Hartopo belum memperbolehkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) pada tahun ajaran 2021-2022. Hal tersebut dilakukan melihat kondisi Kudus yang saat ini masih berstatus zona merah penyebaran virus Corona atau COVID-19.

"Tahun ajaran baru sementara ini kayaknya belum (belum diperbolehkan menggelar PTM), kalau saya lihat sinyal seperti ini belum boleh," kata Bupati Kudus HM Hartopo kepada wartawan di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (28/6/2021).

Hartopo mewanti-wanti agar sekolah menaati peraturan yang ada. Dia pun meminta agar pelaksanaan daftar sekolah juga dilakukan secara daring. Mengingat kondisi Kudus masih zona merah COVID-19.

"Ya mungkin daftar ulang, secara online kan bisa tidak tatap muka," jelasnya.

Terpisah Kasi Kurikulum Dikdas Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kudus, Afri Sofianingrum mengatakan pihaknya tengah menyiapkan protokol kesehatan untuk pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka pada tahun ajaran 2021-2021. Menurutnya sekolah yang diperbolehkan melaksanakan PTM hanya di daerah yang zona hijau. Itu pun harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Sebenarnya dari kementerian sudah diminta ya (untuk PTM), tapi seperti kemarin kita diperbolehkan di zona kuning dan hijau. Ini kayaknya hanya di zona hijau saja untuk saat ini, kembali diperketat zona hijau saja," jelas Afri kepada wartawan.

"Kami tetap persiapan, semoga kita semakin ketat diprokes kita nanti pada saatnya zona hijau, kita bisa ke PTM tatap muka terbatas. Artinya pasti ada shift, seminggu sekali atau dua kali pertemuan dan syaratnya harus (zona) hijau dulu," sambung dia.

Dia mengungkapkan sekolah tingkat SD dan SMP se-Kudus saat ini memasuki pendaftaran siswa baru. Menurutnya sekolah saat ini tengah menggelar pendaftaran ulang yang akan digelar mulai Selasa (29/6) dan Rabu (30/6).

"Hari ini pengumuman untuk SD dan SMP dan besok daftar ulang tanggal 29 dan 30 Juni 2021. Karena kita masih pandemi kita harus memastikan protokol kesehatan jalan, seperti antisipasi kerumunan dan berjaga jarak dan seterusnya. Karena itu sudah kita minta sekolah untuk melaksanakan daftar ulang dengan prokes," tambah Afri.

Simak Video "Ajakan Iba Kades di Kudus Keliling Imbau Warga Taat Prokes"
[Gambas:Video 20detik]
(erd/erd)

Adblock test (Why?)


Kudus Masih Zona Merah, Bupati Belum Izinkan Pembelajaran Tatap Muka - Detikcom
Read More

Pembiayaan multifinance di paruh kedua masih dibayangi gelombang kedua pandemi - Keuangan Kontan

Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kasus positif dari pandemi covid-19 yang terus meningkat masih membayangi kinerja pembiayaan perusahaan multifinance di paruh kedua tahun ini. Meski demikian masih ada optimisme bagi para pemain untuk memenuhi target pembiayaan akhir tahunnya.

Jika merujuk data OJK di bulan Mei 2021, sejatinya piutang pembiayaan memang menunjukkan koreksi sebesar 13,6% secara yoy menjadi Rp 362,71 triliun. Tak hanya itu, koreksi tersebut menyebabkan piutang pembiayaan tersebut menjadi yang paling rendah sepanjang tahun 2021.

Hanya saja, koreksi nampaknya tidak terjadi di beberapa perusahaan multifinance. Ambil contoh BCA Finance yang masih mencatatkan kinerja positif pada pembiayaan barunya yang mencapai Rp 10 triliun pada Mei 2021 atau naik 12,9% yoy dengan 99,9% merupakan kontribusi dari pembiayaan mobil.

Baca Juga: Ada pandemi Covid-19, IBF catatkan rugi hingga Rp 598 miliar sepanjang tahun 2020

Anak usaha dari Bank BCA ini justru masih optimis bisa mencapai target akhir tahunnya di paruh kedua tahun ini yang mencapai Rp 30 triliun. Namun, perusahaan masih membuka peluang untuk merevisi target dengan memperhatikan kondisi ke depan.

“Sementara kami belum akan merevisi target dan akan lihat kondisi beberapa bulan ke depan. Banyak faktor seperti kasus Covid, PPKM mikro yang masih tidak bisa diprediksi,” ujar Presiden Direktur BCA Finance Roni Haslim kepada KONTAN, Senin (28/6).

Kinerja positif juga masih dibukukan oleh CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) yang hingga semester I ini bisa merealisasikan pembiayaan mencapai Rp 2,2 triliun yang berarti ada pertumbuhan sebesar 31,2% dari periode sama tahun lalu.

Pembiayaan mobil bekas memberikan kontribusi paling besar sebanyak 35.06% dari total pembiayaan CNAF tahun ini.

Baca Juga: Cari pendanaan, Mandala Finance terbitkan sukuk Rp 350 miliar

Meskipun pandemi covid-19 masih membayangi, Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman justru optimis realisasi kredit mereka masih bisa tumbuh 15% atau sebesar Rp 4,2 triliun sesuai dengan rencana bisnis yang sudah dilaporkan terhadap regulator di akhir tahun 2020 yang lalu.

“Kami sangat yakin akan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah guna mengendalikan pandemi covid19 dan meningkatkan perekonomian negara,” ujar Ristiawan kepada KONTAN.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Adblock test (Why?)


Pembiayaan multifinance di paruh kedua masih dibayangi gelombang kedua pandemi - Keuangan Kontan
Read More

Pada Juni 2021 kinerja semua jenis unitlink masih tertekan - Keuangan Kontan

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kinerja unitlink (UL) hingga Juni 2021 di semua jenis masih tertekan. Baik unitlink berbasis pendapatan tetap, saham, dan campuran.

Merujuk data Infovesta hingga 18 Juni 2021, untuk unitlink pendapatan tetap rata-rata sebesar -0,23% tyd. Selanjutnya, ada unitlink campuran yang memberikan imbal hasil -2,35% ytd dan unitlink saham dengan imbal hasil -2,78% ytd.

Senior Research Analyst Infovesta Utama Praska Putrantyo mengatakan, tekanan ini terjadi di tengah kinerja indeks pasar saham (IHSG) dan pasar obligasi (indeks SBN/Infovesta government bond index dan indeks korporasi/Infovesta corporate bond index) yang justru masih mencatat nilai positif dengan rata-rata masing masing sebesar 1,18% ytd dan 2,55% ytd. 

"Unitlink dari jenis pendapatan tetap yang mencetak kinerja lebih baik daripada jenis yang lainnya meskipun dengan rata-rata return yang masih negatif. Kondisi ini juga sejalan dengan rata-rata indeks reksa dana berbasis pendapatan tetap (infovesta fixed income funds index) yang juga negatif tipis yaitu sebesar -0,01%," jelas Praska kepada kontan.co.id, Senin (28/6).

Baca Juga: Diversifikasi aset disarankan di tengah ketidakpastian pasar keuangan

Sementara itu, pada indeks unitlink berbasis saham dan campuran, tekanan dipengaruhi oleh fluktuasi saham-saham berkapitalisasi besar di mana indeks LQ45 sepanjang ytd 18 Juni 2021 justru -7,67%.

Artinya, faktor strategi pengelolaan portofolio dari setiap jenis unitlink dan sejalan dengan kondisi pasar reksa dana yang juga relatif tertekan sepanjang ytd.

Selain itu, menurut Praska sentimen lonjakan inflasi di AS yang memicu kenaikan yield US Treasury tenor 10 tahun dan merebaknya kembali kasus Covid-19 di tengah program vaksinasi yang dijalankan menjadi penghambat laju kenaikan indeks pasar saham dan surat utang meskipun sejumlah data-data makroekonomi menunjukkan pemulihan.

Kendati demikian, Praska masih optimis hingga akhir tahun, kinerja indeks unitlink dari semua jenis berpeluang positif kendati tidak sebesar proyeksi awal tahun. Menurutnya, kinerja dari unitlink jenis saham berpeluang memimpin kinerja dengan dukungan sentimen pemulihan ekonomi di akhir tahun bisa jadi harapan penopang penguatan IHSG.

Baca Juga: Cara Mudah Beli Asuransi Lewat Traveloka, Mulai Dari Rp 15.000

"Terhambat-nya akselerasi karena masalah Covid-19 gelombang dua dan tiga di sejumlah negara yang kembali meledak bahkan lebih tinggi dari rekor sebelumnya," kata Praska.

Sementara itu, kata Praska unitlink juga masih berpeluang untuk menjadi fokus asuransi jiwa sepanjang tahun ini, namun dengan tantangan pengelolaan yang masih tinggi. "Mengingat ketidakpastian ekonomi masih besar dalam jangka pendek menengah," ujar Praska.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Adblock test (Why?)


Pada Juni 2021 kinerja semua jenis unitlink masih tertekan - Keuangan Kontan
Read More

Bukan Cuman Inggris, Negara-negara ini juga Melarang Transaksi Kripto Binance | Perencana Keuangan Pertama Yang Tercatat OJK - Finansialku

Binance merupakan platform pertukaran mata uang kripto. Lewat Binance, investor dapat memperdagangkan mata uang kripto secara online.

Ketahui selengkapnya dalam berita Finansialku berikut.

 

Daftar Isi

Inggris dan Negara Lainnya Melarang Transaksi Kripto Binance

Otoritas keuangan Inggris (FCA) melarang semua aktifitas transaksi Binance di wilayahnya. Binance merupakan platform pertukaran mata uang kripto yang dibuat oleh orang terkaya baru di dunia Changpeng Zhao.

Lewat Binance, investor dapat memperdagangkan mata uang kripto secara online. Saat ini, Binance merupakan salah satu bursa jual beli kripto terbesar di dunia.

“Binance Markets Limited tidak diizinkan untuk melakukan aktivitas yang diatur di Inggris,” tutur FCA dalam pernyataan resmi seperti dilansir CNN, Senin 28 Juni.

FCA telah membertiahu Binance bahwa per 30 Juni bursa uang kripto tersebut harus menampilkan pemberitahuan yang menyatakan “Binance Market Limited Tidak Diizinkan Untuk Melakukan Aktivitas Apapun di Inggris” pada situs web dan saluran media sosialnya.

Tak hanya itu, Binance juga diminta untuk mengamankan dan menyimpan semua catatan yang berkaitan dengan investor kripto Inggris. Selain itu, bursa juga perlu menginfokan FCA bahwa permintaan regulator tersebut telah dilakukan sebelum 2 Juli 2021.

Sementara itu, regulator belum menjelaskan alasannya bertindak tegas terhadap Binance. Sebelumnya, bursa kripto raksasa tersebut menyatakan akan mengambil kewajiban hukum secara sangat serius dan terlibat dengan regulator dan penegak hukum secara kolaboratif.

[Baca juga: Pengguna Apple Pay Bisa Bayar Pake Bitcoin]

Popularitas uang kripto di Inggris meningkat beberapa waktu terakhir. Menyikapi kondisi tersebut, FCA justru meningkatkan pengawasannya terhadap perdagangan cryptocurrency.

Sejauh ini, FCA tidak menjelaskan mengapa mengambil tindakan tersebut. Namun FCA memang telah meningkatkan pengawasan terhadap perdagangan cryptocurrency, yang popularitasnya melonjak di Inggris dan negara-negara lain.

Sejak Januari 2021, FCA telah mewajibkan semua perusahaan yang menawarkan layanan terkait cryptocurrency untuk mendaftar dan menunjukkan bahwa mereka mematuhi aturan anti pencucian uang.

Namun awal bulan ini dikatakan bahwa hanya lima perusahaan yang telah mendaftar, dan mayoritas belum patuh. Keputusan FCA semakin menambah panjang daftar negara-negara yang telah melarang operasional Binance.

Akibatnya, harga kripto jatuh akhir-akhir ini sebagai akibat dari meningkatnya pengawasan peraturan di berbagai dunia.

Harga bitcoin, salah satu kripto yang paling populer misalnya, anjlok hingga ke bawah US$30 ribu untuk pertama kali sejak awal tahun ini.

banner_jangan_asal,_ketahui_ini_dulu_sebelum_investasi_saham

Negara-negara yang Melarang Transaksi Binance

Sekedar informasi, berikut adalah daftar negara-negara yang telah melarang operasional Binance selain Inggris, melansir dari laman iNews.id.

#1 Pelarangan Binance di Jepang

Regulator Jepang mengatakan pada 25 Juni bahwa Binance beroperasi di negara itu secara ilegal, sebuah pemberitahuan yang diposting di situs web Badan Layanan Keuangan Jepang menunjukkan.

#2 Pelarangan Binance di Amerika Serikat

Bulan lalu, Bloomberg melaporkan bahwa pejabat dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat dan Internal Revenue Service yang menyelidiki pencucian uang dan pelanggaran pajak telah mencari informasi dari individu yang memiliki wawasan tentang bisnis Binance.

#3 Pelarangan Binance di Jerman

Pada April 2021, regulator keuangan Jerman BaFin mengatakan bursa berisiko didenda karena menawarkan token digital tanpa prospektus investor.

#4 Pelarangan Binance di Indonesia

Pada 3 Mei 2021, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan platform pertukaran uang kripto, Binance, tidak boleh beroperasi di Indonesia. Pasalnya, Binance belum terdaftar sebagai bursa penukaran di Badan Pengawas Berjangka Komiditi (Bapebbti).

OJK telah memanggil pengurus dan pengacara Binance di Indonesia dan telah disepakati kegiatan platform tersebut dihentikan sementara hingga mengantongi izin.

Untuk mencatat keuangan secara praktis dan terperinci, Anda bisa unduh aplikasi Finanslaku lewat Google Play Store maupun App store.

Di dalam aplikasi Finansiaku ini tersedia fitur-fitur yang tentunya sangat membantu urusan pengelolaan keuangan.

 

Editor: Ari A. Santosa

Sumber Referensi:

  • Redaksi. 28 Juni 2021. Inggris Larang Bursa Jual-Beli Kripto Binance. Cnnindonesia.com – https://bit.ly/3w1c875
  • Jeanny Aipassa. 28 Juni 2021. Setelah Indonesia, Inggris Larang Operasional Binance. Inews.id – https://bit.ly/3jiPiF0
  • Intan Nirmala Sari. 28 Juni 2021. Inggris Larang Binance Layani Transaksi Uang Kripto. Katadata.co.id – https://bit.ly/3A8MnVI

Sumber gambar:

  • https://bit.ly/35XlCFC

Adblock test (Why?)


Bukan Cuman Inggris, Negara-negara ini juga Melarang Transaksi Kripto Binance | Perencana Keuangan Pertama Yang Tercatat OJK - Finansialku
Read More

Problema Rangkap Dilema! Andis DOS Setuju Nitro Cuman Dikelas FFA, yang Lain Gimana Nih ? - Otoinfo.id

Otoinfo- Pada musim balap dragbike 2023, Pro dan Kontra penggunaan bahan bakar ‘Nitro’ begitu santer dibicarakan. Beberapa mekanik ju...