Rechercher dans ce blog

Saturday, May 29, 2021

WHO: Vaksinasi Covid-19 di Eropa Masih Lambat - Republika Online

Kecepatan menjadi faktor penting di tengah pandemi Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Direktur Organisasi Kesehatan Dunia Eropa (WHO) untuk Eropa Hans Kluge menyatakan kampanye vaksinasi Covid-19 di Eropa masih terlalu lambat saat muncul varian virus corona yang lebih cepat menular. Dia menekankan kecepatan menjadi faktor penting di tengah pandemi Covid-19.

"Dalam pandemi, kecepatan sangat penting. Bahkan ketika WHO mengumumkan pandemi, banyak negara masih menunggu. Kami membuang-buang waktu yang berharga," ujar Hans Kluge dikutip dari Euronews akhir pekan ini.

Eropa meningkatkan vaksinasi selama beberapa bulan terakhir. Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC), setidaknya satu dosis vaksin Covid-19 telah diberikan kepada 41 persen orang dewasa di Uni Eropa (UE) dan Wilayah Ekonomi Eropa (EEA).

Sementara, orang dewasa yang sudah divaksinasi lengkap mencapai rata-rata 18,6 persen. Di 53 wilayah kawasan Eropa menurut kriteria WHO, hanya 26 persen dari populasi yang telah menerima vaksin dosis pertama.

"Pandemi akan berakhir ketika kami telah mencapai cakupan vaksinasi minimum 70 persen," kata Hans Kluge.

Dia juga memperingatkan varian B.1.617 yang pertama kali diidentifikasi di India bahkan lebih mudah ditularkan daripada varian B.1.1.7 yang pertama kali diidentifikasi di Inggris. Varian yang muncul di Inggris itu mengharuskan karantina yang lebih ketat di seluruh Eropa pada awal 2021.

Kluge mengaku prihatin atas sikap masyarakat yang menjadi lengah. Sebagian orang berpikir bahwa pandemi Covid-19 telah berakhir saat mereka sudah menerima kedua dosis vaksin atau vaksin dosis pertama. "Kita akhirnya harus memberikan kartu merah untuk Covid-19, jangan beri waktu tambahan, hati-hati," kata dia.

Dia menambahkan, Eropa harus mempercepat kampanye vaksinasi dan meningkatkan jumlah vaksin. Di samping itu, WHO melanjutkan studi tentang vaksin Rusia Sputnik V dan vaksin China. WHO juga menyerukan lebih banyak solidaritas antarnegara di zona Eropa.

"Tidak dapat diterima bahwa beberapa negara mulai mengimunisasi bagian termuda dan terkuat dari populasinya, sementara negara lain di kawasan kita masih belum (mengimunisasi) semua petugas kesehatan dan orang yang paling rentan," ujarnya.

Adblock test (Why?)


WHO: Vaksinasi Covid-19 di Eropa Masih Lambat - Republika Online
Read More

KM Karya Indah Terbakar, 274 Selamat, Satu Masih Hilang - Bahasa Indonesia - VOA Indonesia

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate Muhamad Arafah kepada VOA mengatakan tim penyelamat berhasil mengevakuasi 274 orang dalam kondisi selamat dalam peristiwa kebakaran Kapal Motor (KM) Karya Indah saat sedang dalam pelayaran dengan rute Ternate – Sanana, sekitar 5 Mil arah Timur Laut dari Pulau Lifamatola, Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara.

“Dengan rincian laki-laki 128 orang, perempuan 97 orang, anak-anak 35 orang, Anak Buah Kapal (ABK) 14 orang, masih dalam pencarian satu orang atas nama Dedi Hidayat, laki-laki umur 43 tahun” jelas Muhamad Arafah saat dihubungi dari Palu, Sabtu malam.

Peristiwa terbakarnya KM Karya Indah pertama kali dilaporkan oleh petugas Satuan Polisi Air Sanana pada pukul 08.30 WIT, yang segera ditindaklanjuti dengan pengiriman Tim Rescue Unit Siaga SAR Sanana.

Dalam sebuah rekaman video memperlihatkan sejumlah penumpang yang melengkapi diri dengan baju pelampung melompat ke laut dari atas kapal yang sedang terbakar.

Para korban yang selamat dievakuasi menggunakan sejumlah kapal motor, speedboat dan long boat menuju Pulau Sanana.

“Saat ini yang sudah sehat dikembalikan ke rumah masing-masing dan yang masih perlu perawatan masih dirawat di Puskesmas. Sampai malam ini kami mendapat informasi masih ada tiga orang yang dirawat," kata Muhamad Arafah.

Menurut Arafah, Kapal Motor Karya Indah telah ditarik menuju Pulau Lifamatola, namun sejauh ini belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.[yl/em]

Adblock test (Why?)


KM Karya Indah Terbakar, 274 Selamat, Satu Masih Hilang - Bahasa Indonesia - VOA Indonesia
Read More

Kutukan Liga Champions soal Sosok Pelatih Masih Berlanjut - Kompas.com - KOMPAS.com

KOMPAS.com - Liga Champions mempunyai pesona tersendiri sebagai kompetisi antarklub Eropa teratas di bawah naungan Uni Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) sejak dicetuskan pada 1955 silam.

Catatan prestasi sebagai juara Liga Champions menjadi mimpi besar pelatih klub sepak bola asal benua Eropa sepanjang karier mereka.

Hingga musim kompetisi 2020-2021, terdapat 42 pelatih yang pernah mengantarkan timnya meraih trofi Liga Champions.

Nama terakhir yang tercatat masuk dalam daftar tersebut adalah Hans-Dieter “Hansi” Flick, yang memenangi Liga Champions 2019-2020 bersama Bayern Muenchen.

Menariknya, terdapat sebuah kutukan yang menghalangi sejumlah pelatih untuk meraih prestasi di pentas Liga Champions.

Kutukan terkait Liga Champions soal sosok pelatih adalah kegagalan pelatih asal negara non-Eropa, memandu timnya memenangi pertandingan final.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Berapa Kali Chelsea Juara Liga Champions?

Pelatih asal negara non-Eropa yang kali terakhir membawa tim arahannya bertanding di partai puncak Liga Champions adalah Mauricio Pochettino bersama Tottenham Hotspur pada edisi 2018-2019.

Saat itu, Tottenham Hotspur mengalami kekalahan 0-2 dari Liverpool dalam partai puncak yang berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol.

Jalan menuju babak final Liga Champions untuk kali kedua diperoleh Mauricio Pochettino bersama Paris Saint-Germain (PSG) pada musim 2020-2021.

Namun, perjalanan timnya harus dihentikan Manchester City di babak semifinal usai kalah agregat dengan kedudukan 1-4.

Hasil itu gagal membawa Mauricio Pochettino menyusul dua nama pelatih asal negaranya, Argentina, yang pernah menjuarai Liga Champions.

Seperti dilansir dari laman UEFA, hanya ada dua nama pelatih non-Eropa yang pernah menjuarai Liga Champions dan seluruhnya berasal dari negara Amerika Selatan tersebut.

Dua pelatih dalam daftar itu adalah Luis Antonio Carniglia dengan Real Madrid (edisi 1957-1958 dan 1958-1959) serta Helenio Herrera bersama Inter Milan (1963-1964 dan 1964-1965).

Baca juga: Kisah di Balik Pembuatan Trofi Liga Champions

Uniknya, Helenio Herrera juga bisa dibilang sebagai pelatih asal Eropa karena memiliki kewarganeraan Perancis, sejak menetap di negara tersebut antara periode 1932 hingga 1948.

Raihan prestasi tersebut belum dapat disamai oleh juru taktik tim asal negara di luar Eropa sejak Liga Champions berjalan dengan format baru pada 1991-1992.

Adblock test (Why?)


Kutukan Liga Champions soal Sosok Pelatih Masih Berlanjut - Kompas.com - KOMPAS.com
Read More

Wisata Olahraga Masih Bisa Terus Berkembang di Tengah Pandemi - kompas.id

Memuat data...

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA

Peserta acara Spedia yang diselenggarakan Bank Jateng, harian ”Kompas”, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melintasi persawahan dengan latar belakang pegunungan Menoreh di Desa Ngargogondo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (29/5/2021). Acara yang merupakan rangkaian dari penyelenggaraan lomba lari Borobudur Marathon itu menjadi ajang promosi wisata dan potensi usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah Borobudur.

MAGELANG, KOMPAS — Meski pandemi Covid-19 belum usai, aktivitas wisata olahraga atau sport tourism dinilai bisa terus berkembang. Namun, sejumlah penyesuaian harus dilakukan, seperti membatasi jumlah peserta. Model campuran dengan melibatkan sebagian kecil peserta hadir di lokasi dan sebagian besar mengikutinya secara virtual bisa jadi pilihan.

Sport tourism pasti masih punya peluang, tetapi harus dengan kreasi atau penyesuaian,” kata Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah Sinoeng Noegroho Rachmadi di sela-sela acara Spedia dan Pawone Sinau, Sabtu (29/5/2021), di Balai Ekonomi Desa Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng.

Adblock test (Why?)


Wisata Olahraga Masih Bisa Terus Berkembang di Tengah Pandemi - kompas.id
Read More

Viral, Video Bugil di Tasikmalaya, Pelaku Diduga Masih SMP - Kompas.com - KOMPAS.com

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Sebuah video mesum beredar di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dalam video berdurasi 6 detik itu, terlihat seorang perempuan dalam kondisi setengah bugil.

Perempuan yang terlihat bersama seorang teman pria itu kemudian menawarkan jasa seks dengan bayaran sesuai tarif yang disebutkan.

Kasus ini langsung ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya.

Baca juga: Tasikmalaya Klaim Nihil Kasus Lonjakan Covid-19 Pasca-Lebaran, Larangan Mudik Dinilai Berhasil

Kepala Satreskrim Polres Tasikmalaya AKP Hario Prasetyo Seno, mengatakan, pihaknya telah mengamankan dua pemeran dalam video yang beredar tersebut.

"Kita tentunya masih mendalami, apakah benar kebenarannya sesuai dengan yang beredar di media-media. Tentunya kita sekarang sedang mendalaminya dengan memintai keterangan kedua orang dalam video itu dan saksi-saksi," ujar Hario saat dikonfirmasi, Sabtu (29/5/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kantor Polisi di Kupang Ini Terima Banyak Aduan soal Perselingkuhan

Polisi sebelumnya juga mendapat laporan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, karena pemeran perempuan dan laki-laki dalam video itu diduga masih di bawah umur.

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto mengatakan, pelaku dalam video mesum itu merupakan siswi sekolah menengah pertama (SMP).

"Setelah ditelusuri, ternyata anak perempuannya masih berstatus siswi kelas IX salah satu SMP," ujar Ato Rinanto kepada wartawan, Sabtu.

Baca juga: Dalang Teror Kepala Anjing Ternyata Mantan Polisi dan Anggota DPRD, Punya Banyak Catatan Hitam

Ato langsung melaporkan kejadian ini ke Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tasikmalaya untuk diselidiki lebih lanjut.

"Kami pun berterima kasih kepada pihak Satreskrim yang bergerak cepat dalam menangani kasus ini," kata Ato.

menurut Ato, diduga ada beberapa orang yang terlibat dalam video itu.

Namun, hal itu belum bisa dipastikan lebih lanjut.

"Nanti setelah pemeriksaan Satreskrim Polreskab Tasikmalaya akan lebih jelas motif dan tujuan para pelaku," kata dia.

Adblock test (Why?)


Viral, Video Bugil di Tasikmalaya, Pelaku Diduga Masih SMP - Kompas.com - KOMPAS.com
Read More

Penjualan Mobil Naik Signifikan Imbas PPnBM, Tapi Kredit Masih Lambat - Kompas.com - Otomotif Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mengklaim bahwa kebijakan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil berkapasitas 1.500 cc ke bawah telah terbukti bisa mendongkrak penjualan secara signifikan.

Apalagi, Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga telah mengeluarkan kebijakan pendukung di sektor yang sama. Jadi, diharapkan otomotif nasional bisa pulih imbas terdampak Covid-19.

"Bila kita lihat data, penjualan mobil di Maret 2021 naik hampir dua kali lipat dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Sementara April 2021, sembilan kali lipat," kata Sekretaris Komite Stabilitas Sistem Keuangan Arif Baharudin dalam diskusi virtual, Jumat (28/5/2021).

Baca juga: Gejolak Mobil Bekas Usai Diterapkannya Relaksasi PPnBM Nol Persen

Honda di IIMS Hybrid 2021KOMPAS.COM/STANLY RAVEL Honda di IIMS Hybrid 2021

Namun lonjakkan kenaikan penjualan mobil ini ternyata tidak diikuti atau berbanding terbalik oleh kenaikan kredit kendaraan bermotor.

Berdasarkan data BI, penyaluran kredit pada Maret 2021 turun 28,6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Sedangkan periode April 2021, masih minus 27,3 persen (year-on-year).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal, BI telah memberikan kebijakan pemberian uang muka 0 persen untuk kredit kendaraan. Pun dengan OJK yang merelaksasi aset tertimbang menurut risiko (ATMR) menjadi 50 persen dari sebelumnya 100 persen.

"Perlu diperhatikan juga, lonjakan kenaikan (penjualan mobil) masih belum berbanding lurus dengan kenaikan kreditnya. Ini yang harus kita evaluasi dan kita lihat kedepannya masalahnya apa," ujar dia.

Baca juga: Adira Finance Mulai Dapat Berkah Diskon PPnBM

Ilustrasi penjualan mobilKOMPAS.com/STANLY RAVEL Ilustrasi penjualan mobil

Arif menambahkan, industri otomotif nasional memiliki keterkaitan dengan sejumlah industri pendukungnya.

Oleh karena itu, pemulihan industri ini diharapkan bisa memberi daya ungkit terhadap industri turunannya yang tahun lalu juga sama-sama mengalami kontraksi sampai minus 50 persen.

"Industri turunannya seperti sparepart sampai leasing, itu juga mengalami dampak yang cukup besar kemarin," katanya.

Adblock test (Why?)


Penjualan Mobil Naik Signifikan Imbas PPnBM, Tapi Kredit Masih Lambat - Kompas.com - Otomotif Kompas.com
Read More

Soimah Sedih Lesty Kejora dan Rizky Billar Akan Menikah: Apakah Bisa? - Pikiran-Rakyat.com - Pikiran Rakyat

PIKIRAN RAKYAT - Kabar rencana pernikahan Lesty Kejora dan Rizky Billar sontak menjadi perhatian banyak orang di Indonesia.

Tak hanya penggemar yang ikut berbahagia dengan kabar ini, Soimah dan Inul Daratista juga menyampaikan dukungannya kepada Lesty Kejora dan Rizky Billar.

Dikabarkan, Lesty Kejora dan Rizky Billar akan melaksanakan prosesi lamaran pada Minggu, 13 Juni 2021.

“Kalau saya cuman bisa mendoakan, semoga niat baik kalian nantinya akan berjalan dengan baik,” tutur Soimah seperti yang dikutip dari kanal YouTube Indosiar yang diunggah Jumat, 28 Mei 2021.

Baca Juga: Korban Pemerkosaan Disuruh Menikah dengan Pelaku, Soleh Solihun: Ini Mah Kayak Maling Motor Ketangkep

Soimah lantas memberikan wejangan kepada Lesty Kejora dan Rizky Billar terkait pernikahan.

“Saya cuman pesen, biasanya kalau pernikahan di awal-awal adanya cuman enak. Enak ... enak dan enak. Cinta ... cinta dan cinta, untuk melewati itu semua tidak mudah,” ujar Soimah.

“Semoga kalian bisa melewati itu semua jangan dilihat kekurangannya, lihatlah kelebihan masing-masing,” imbau Soimah.

Soimah juga merasa sedih karena Rizky Billar dan Lesty Kejora akan segera menikah.

Adblock test (Why?)


Soimah Sedih Lesty Kejora dan Rizky Billar Akan Menikah: Apakah Bisa? - Pikiran-Rakyat.com - Pikiran Rakyat
Read More

Problema Rangkap Dilema! Andis DOS Setuju Nitro Cuman Dikelas FFA, yang Lain Gimana Nih ? - Otoinfo.id

Otoinfo- Pada musim balap dragbike 2023, Pro dan Kontra penggunaan bahan bakar ‘Nitro’ begitu santer dibicarakan. Beberapa mekanik ju...